Perusahaan Tambang di Lebak Diduga Serobot Lahan Warga

Ilustrasi/ Inet

PANGGARANGAN – Sejumlah warga di beberapa desa di Kecamatan Panggarangan mengeluhkan kegiatan eksplorasi penambangan yang dilakukan PT Tri Utama. Soalnya, kegiatan yang dilakukan perusahaan asing itu diduga telah mematok sepihak dan merusak sejumlah lahan warga. Parahnya lagi, pematokan lahan puluhan hektare itu tanpa sepengetahuan warga pemilik lahan.

Seorang warga Desa Mekarjaya, Kecamatan Panggarangan, Deris Kuntring mengaku bahwa seluas dua hektare lahannya telah dipatok sepihak oleh perusahaan. “Saya juga kaget, kenapa lahan saya dipasangi patok oleh PT Tri Utama tanpa ada pemberitahuan,” kata Deris kepada Harian Radar Banten, kemarin.

Ia membeber, selain melakukan pematokan, pihak PT Tri Utama juga merusak lahan berupa area persawahan miliknya dan lahan warga lain. Seharusnya, sebelum melakukan kegiatan pihak perusahaan melakukan sosialisasi kepada warga pemilik lahan. “Belum pernah ada sosialisasi, tahu-tahu lahan warga main patok saja. Kalau tidak salah, ada sekira 20 hektare lahan warga yang dipatok sepihak,” bebernya.

Atas dasar itu, ia mendesak kepada Pemkab Lebak untuk menghentikan kegiatan yang dilakukan PT Tri Utama. Selain itu, ia dan warga lain meminta ganti rugi lahan yang terkena dampak dari kegiatan eksplorasi. “Dalam waktu dekat, kita akan adukan masalah ini kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.

Saat dihubungi, Camat Panggarangan Suyanto mengaku belum mengetahui adanya lahan warga yang terkena dampak dari kegiatan eksplorasi penambangan PT Tri Utama. “Kita akan cek dulu, kalau memang benar tentu akan kita tindaklanjuti. Soalnya, saya masih baru menjabat jadi Camat Panggarangan,” kata Yanto seraya mengaku selama menjabat belum pernah ada koordinasi dari pihak PT Tri Utama.

Sayangnya, tak ada perwakilan pihak PT Tri Utama yang ditempatkan di wilayah itu sehingga sulit untuk mendapat keterangan dari pihak perusahaan. Informasinya, kegiatan ekplorasi penambangan di Kecamatan Panggarangan dan Cihara itu untuk persiapan pembangunan pabrik semen. (RB/duy/sr/ags)