SERANG – Nurul Aini Yitno punya tugas besar memasyarakatkan olahraga bagi ibu rumah tangga dan wanita lanjut usia. Pekerjaan rumah (PR) itu menjadi tugasnya begitu dilantik sebagai ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Banten, kemarin (28/12).

Pelantikan Ketua Perwosi Banten periode 2018-2022 itu dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo di Sekretariat KONI Banten. Nurul menggantikan Ratu Tatu Chasanah.

Kepada wartawan, Nurul meminta kalangan ibu rumah tangga dan wanita lansia agar bisa menyempatkan waktu untuk berolahraga. Alasan kesibukan sehari-sehari atau karena faktor usia, diharap tidak menjadi batasan sehingga meminggirkan pola hidup sehat melalui olahraga.

Nurul juga mengklaim telah mengimbau para pengurus Perwosi Banten serta pengurus kota dan kabupaten di Banten aktif di masyarakat untuk memasyarakatkan olahraga para wanita. Tidak hanya mengisi namanya di struktur organisasi saja.

“Tugas kita untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Menuju wanita yang hidupnya sehat, tujuan utama kita,” tegasnya.

Nurul mengakui, dari delapan kabupaten dan kota di Banten, ada dua daerah yang kepengurusannya belum berjalan. Ia harap, ke depan, semua pengurus di kabupaten dan kota bisa menjaga amanah organisasi.

“Belum semuanya aktif. Dari delapan kabupaten kota yang diundang (dalam kegiatan Perwosi Banten-red), paling hanya enam daerah yang hadir. Kabupaten Pandeglang dan Lebak karena kepengurusannya belum dilantik, jadi jarang (datang dalam kegiatan Perwosi Banten-red),” katanya.

Nurul menjelaskan, tugas Perwosi Banten hanya memonitoring kegiatan yang diselenggarakan oleh Perwosi kabupaten dan kota. Biasanya, olahraga antar lansia, remaja, dan ibu rumah tangga. Cabang olahraga untuk wanita beragam, antara lain, voli, tenis meja, senam, dan golf.

“Belum lama ini, ada turnamen tenis meja di Kabupaten Serang untuk ibu lansia, remaja, ya campur-campur pembinaan kepada perempuan. Kita tidak akan lepas untuk membantu ala kadarnya kalau ada kegiatan olahraga ibu-ibu,” tuturnya.

Dalam waktu dekat di 2019, lanjut Nurul, Perwosi Banten juga akan mengikuti perlombaan senam antarprovinsi se-Indonesia di Jakarta. “Waktunya antara Maret atau April,” ujarnya.

Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo berharap, kepengurusan Perwosi Banten yang baru dilantik terus bersemangat mengolahragakan masyarakat. Ia menilai, penting memasyarakatkan olahraga pada wanita, khususnya ibu rumah tangga dan lansia. Sebab, olahraga tak lagi dianggap penting karena kesibukan oleh kalangan ibu rumah tangga dan wanita lansia.

“Ibu-ibu dan yang usianya sudah lanjut juga harus berolahraga untuk menjaga kesehatannya. Ini peran Perwosi untuk membuka pemahaman ibu-ibu yang belum menyadari pentingnya olahraga,” pesan Rumiah kepada pengurus Perwosi. (rbs/don/ira)