Suasana penyerahan medali di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Raja Brawijaya Cup II di Malang, Jawa Timur pada 11-16 Juli. Foto: KONI Banten

SERANG – Atlet pelatda jangka panjang (PJP) pencak silat asal Banten kembali menorehkan prestasinya. Rio Danang Kresnawa muncul sebagai juara pertama untuk kelas D putra 60-65 kilogram di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Raja Brawijaya Cup II di Malang, Jawa Timur, 11-16 Juli.

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Banten Ajat Sudrajat membenarkan kabar gembira tersebut. Ajat mengaku bersyukur atas raihan prestasi Rio sehingga telah membawa harum nama Banten di mata provinsi lain di Indonesia yang juga turut menjadi peserta.

“Alhamdulillah, apa yang kita canangkan dan metode-metode latihan yang telah kami kemas oleh IPSI Banten dan yang terus dipantau oleh KONI Banten sebagai program kerjanya telah memberikan hasil yang terlihat. Dengan capaian yang didapat oleh salah satu atlet tim PJP kita atas nama Rio,” ujar Ajat saat dijumpai Radar Banten di Sekretariat KONI Provinsi Banten, Kamis (19/7).

Ajat menuturkan, raihan Rio juga membuktikan kerja keras yang dilakukan IPSI Banten dalam membina atlet-atletnya selama ini. “Itu sedikitnya membawa angin segar bahwa apa yang kita jalani dan canangi selama ini bukan hal yang sia-sia, tapi telah memberikan manfaat untuk kita semua,” katanya.

Pada kejurnas tersebut, sambung Ajat, atlet asal Banten yang turut ambil bagian ada di seluruh kategori dan kelas pertandingan. “Semua kita kirim. Tapi, mungkin kesempatannya baru didapat oleh Rio. Potensi Rio juga memang cukup baik,” tuturnya.

Ajat berharap, atlet Banten dapat menambah jam terbangnya dengan turut serta pada kejurnas itu. Bukan hanya soal juara, kejurnas tersebut juga sangat baik sebagai ajang pemanasan bagi atlet untuk mengikuti pertandingan selanjutnya yang lebih bergengsi. “Ini salah satu ajang yang kam proyeksikan. Minimal menambah jam terbang yang selalu ini latihan terus-menerus,” katanya.

Sementara itu, dihubungi Radar Banten melalui telepon seluler, Pelatih Pencak Silat Banten Joko Suprihatno menjelaskan, sebagai atlet PJP asal Kabupaten Tangerang, Rio tentu dituntut untuk terus berprestasi. Joko menyampaikan apresiasinya atas raihan juara pertama yang didapat oleh Rio pada kejurnas tersebut.

“Dalam rangka mengasah kemampuannya. PJP memang dituntut latihan dan prestasi dan hasil pembinaannya telah dilihat. Pada kejurnas itu bisa menjadi bekalnya untuk mengikuti event yang lebih tinggi,” ucapnya. (rbs/sr/dwi/RBG)