Pesta Rakyat Cibaliung, Bupati Irna: Cibaliung Urat Nadi Ekonomi Pandeglang

Bupati Irna Narulita (tengah) naik sisingaan di acara PRC di Alun-alun Kecamatan Cibaliung, Kamis (15/8). Foto Adib/Radar Banten

CIBALIUNG – Bupati Irna Narulita mengatakan, Kecamatan Cibaliung telah menjadi pusat perekonomian masyarakat Kabupaten Pandeglang. Hal itu, kata dia, selain banyak dikunjungi wisatawan nasional dan mancanegara, juga banyak investor yang tertarik untuk menanamkan modal di Cibaliung.

Irna mengaku akan memfasilitasi roda perekonomian di Kecamatan Cibaliung agar tetap menjadi daya tarik bagi investor dan wisatawan ke Pandeglang. “Kami akan membangun jalan di Kecamatan Cibaliung melalui beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah-red). Pesta rakyat yang kita lakukan ini merupakan tanda syukur kehadirat Allah. Sekarang ini siapa yang tidak tahu ada pesta rakyat di Cibaliung? Sekarang Kecamatan Cibaliung telah menjadi urat nadi perekonomian Kabupaten Pandeglang,” katanya di acara Pesta Rakyat Cibaliung (PRC), kemarin.

Menurut Irna, banyak manfaat yang bisa didapat melalui gelaran PRC, di antaranya bisa mengundang para investor untuk berinvestasi di Kabupaten Pandeglang. Oleh karena itu, dia meminta kepada semua masyarakat Cibaliung untuk tetap melestarikan budaya tersebut.

“Pesta rakyat Cibaliung kita bisa mengundang calon pemimpin masa depan, hari ini kita bisa bersama dan menjaga kesatuan agar Cibaliung tetap menjadi magnet dan menjadi perhatian nasional, juga internasional,” katanya.

Irna berjanji akan mempermudah proses perizinan para investor di Kabupaten Pandeglang, agar perekonomian masyarakat, khususnya di Kecamatan Cibaliung terus mengalami peningkatan.

“Meskipun perubahan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah-red) belum selesai, tetapi Kementerian ATR (Agraria dan Tata Ruang-red) memberikan restu kepada kami untuk bisa memberikan izin kepada para investor walaupun RTRW belum selesai, karena banyak investor yang ingin menanamkan modal di Cibaliung,” katanya.

Irna mengapresiasi upaya masyarakat Cibaliung yang tetap mempertahankan tradisi dari tahun ke tahun, sehingga bisa menghadirkan produk unggulan khas Cibaliung. Dia mengingatkan agar prestasi tersebut tetap dipertahankan, tidak rusak oleh perubahan zaman.

“Produk unggulan dari semua desa di Kecamatan Cibaliung sangat luar biasa, kami berikan apresiasi setinggi-tingginya. Kita tidak lagi dijajah oleh senjata, tetapi anak muda kita dirongrong narkoba, seks bebas, ajaran sesat, dan paham radikal,” katanya.

Di tempat yang sama, Camat Cibaliung Djaya Sumarna menerangkan, PRC merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun di bulan Agustus. Kegiatan ini, kata dia, selain dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI, juga sebagai bentuk syukur kepada yang maha kuasa.

“Acara ini merupakan acara tahunan yang dilakukan setiap bulan Agustus, tahun ini ada 23 agenda kegiatan yang didanai dengan iuran, baik itu APBD melalui DPA kecamatan, iuran PNS, perusahaan, donatur, termasuk kepala desa, dan Kementerian Pariwisata,” katanya. (dib/zis)