Peta Kemiskinan di Banten: Pandeglang Tertinggi, Tangsel Terendah

0
2254

SERANG – Berdasarkan hasil survei sosial ekonomi nasional (Susenas) pada Maret 2020, angka kemiskinan di Banten sebesar 5,92 persen atau sebanyak 775,99 ribu orang. Namun, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten baru merilis angka kemiskinan di delapan kabupaten/kota di Banten. Dari delapan daerah, angka kemiskinan paling tinggi berada di Kabupaten Pandeglang sebesar 9,92 persen atau 120.440 orang. Sedangkan yang terendah adalah Kota Tangerang Selatan sebesar 2,29 persen atau 40.990 orang.

Kepala BPS Provinsi Banten, Adhi Wiriana mengatakan, pandemi Covid-19 membawa dampak ke seluruh aspek kehidupan manusia. “Angka kemiskinan juga meningkat,” ujar Adhi, kemarin.

Kata dia, secara jumlah, penduduk miskin paling banyak ada di Kabupaten Tangerang yakni 242.020 orang. Namun, apabila dipresentasekan dengan jumlah penduduk, persentase penduduk miskin di Kabupaten Tangerang hanya 6,23 persen di bawah Kabupaten Pandeglang. Kemudian disusul Kabupaten Lebak sebanyak 120.830 ribu orang atau 9,24 persen. Selanjutnya, Kota Tangerang sebanyak 118.220 orang atau 5,22 persen. Kemudian, Kabupaten Serang 74.800 orang atau 4,94 persen.

Berikutnya, lanjut Adhi, Kota Serang 42.240 orang atau 6,06 persen. “Sedangkan penduduk miskin paling sedikit ada di Kota Cilegon sebanyak 16.310 orang atau 3,69 persen,” ungkapnya.

Ia mengatakan, dengan adanya pandemi Covid-19, angka kemiskinan berpotensi meningkat. “Mudah-mudahan tahun depan bisa diatasi,” tutur Adhi. (nna/air)