Peternak Dapat Bantuan Modal dari Pemdes Kampung Kelor

TANGERANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Kampung Kelor konsisten membantu modal para peternak yang ada di desa sebagai mata pencaharian warga. Mulai dari ternak burung murai, tikus putih hingga bebek.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Kampung Kelor Tata Januri mengatakan, usaha ternak warganya menjadi salah satu asset desa. “Kami memberikan mereka bantuan permodalan. Misalnya untuk ternak bebek, Pemdes tahun 2018 lalu berikan bantuan uang modal senilai Rp43 juta untuk peternak bebek di Kampung Bulakbong,” kata Tata saat ditemui di kantornya, Rabu (9/10).

Ditambahkan, selain peternak bebek, yang mendapatkan bantuan modal di antaranya peternak murai mendapat bantuan Rp25 juta yang memakai dana desa 2019, dan ternak tikus putih Rp43 juta di Kampung Pangajiman. “Bantuan kami berikan untuk membantu usahanya semakin berkembang. Sekaligus menciptakan iklim wirausaha pada warga sebagai sumber penghidupan ekonomi keluarga dan desa,” tambahnya.

Sementara dalam pembangunan infrastruktur fisik, kata Tata, sudah mencapai sekira 80 persen. Mulai dari betonisasi, pavingblock, saluran pembuangan air limbah (SPAL) dan kantor desa. Sedangkan untuk kantor desa sedang tahap pembangunan, rencanannya akan dibangun dua lantai sejak Agustus 2019 lalu, dan ditarget rampung Oktober mendatang. Untuk nilai anggaran yang digunakan sekira Rp300 juta lebih.

Untuk prestasi, desa berpenduduk sekira 9.820 jiwa dan luas wilayah 237,42 hektare tersebut pernah menjadi juara umum lomba musabaqah tillawatil quran (MTQ) tingkat Kecamatan Sepatan Timur September lalu. “Semoga ke depan para pengusaha yang ada di desa semakin berkembang dan maju, baik individu maupun melalui badan usaha desa (Bumdes). Dengan begitu, perekonomian warga berjalan karena dapat membuka lapangan pekerjaan,” pungkasnya. (pem/rb/adm)