Petinju Banten Ikuti Training Center Persiapan Pra PON

SERANG – Sepuluh atlet tinju amatir Banten tengah mengikuti training center (TC) atau pemusatan latihan di Tangerang Selatan (Tangsel). TC ini disiapkan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Banten untuk atlet yang akan diterjunkan pada ajang Pra PON 2019. Latihan rutin sepuluh petinju terbaik itu terus digeber untuk meningkatkan kemampuan bertandingnya.

“Kami sekarang sedang fokus pemusatan latihan atlet Pra PON. Dari kuota atlet yang diberikan KONI Banten sebanyak delapan orang, kami akan mengirim sepuluh atlet. Kita bawa lebih dua atlet, kemudian juga dua pelatih,” kata Ketua Umum (Ketum) Pengprov Pertina Banten Verry Yugangga, Minggu (25/8).

Dijelaskan Verry, atlet yang bakal berjuang di babak kualifikasi PON Papua 2020 tersebut adalah para juara Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir Banten yang berlangsung pada Sabtu (27/7) hingga Senin (29/7) lalu.

“Setelah kejurda usai, kami bergerak cepat menentukan langkah untuk program lanjutan. Pemusatan latihan atlet Pra PON pun langsung kita mulai sejak Senin (12/8). Pemusatan latihan ini terus berjalan sampai Pra PON 20 September nanti,” jelas Verry.

Verry menilai perkembangan petinju Banten terus membaik. Dari kondisi fisik, teknik, dan juga strategi bertanding berkembang baik.

“Latihan berjalan sesuai dengan program. Petinju Banten mampu menyerap materi latihan dengan baik. Hasilnya cukup memuaskan, kebugaran dan teknik bertanding perlahan meningkat. Kita yakin petinju Banten bisa mengamankan target merebut tiket menuju PON Papua 2020,” harap Verry.

Ketua Umum (Ketum) KONI Banten Rumiah Kartoredjo mengatakan, cabang olahraga (cabor) tinju cukup diperhitungkan untuk menambah pencapaian target Banten menembus peringkat sepuluh besar pada PON Papua 2020 mendatang. Oleh karena itu, Rumiah berharap petinju Banten bisa lolos dari ajang Pra PON 2019.

“Ada beberapa cabang olahraga unggulan Banten yang tidak dipertandingkan di PON Papua. Kita semua berharap cabor tinju ini yang bisa menggantikannya. Jika lolos tiga besar di Pra PON, maka kita akan berangkatkan ke PON,” kata Rumiah. (rbs/nda)