Pilgub 2017: Siapapun yang Terpilih Harus Siapkan Program Pemberdayaan Perempuan

Mudawaroh.

SERANG – Jumlah pemilih perempuan hampir setengah dari jumlah Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4). Korps HMI-wati (Kohati) Cabang Serang meminta bakal calon gubernur dan wakil gubernur untuk mempersiapkan program jangka pendek dan panjang terkait pemberdayaan perempuan.

Berdasarkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang dirilis KPU Banten 18 Agustus 2016 lalu, pemilih perempuan berjumlah 3.688.495, dari jumlah keseluruhan 7.513.718 pemilih.

“Jumlah pemilih perempuan hampir setengah dari jumlah total pemilih, ini warning bagi siapapun bakal calon untuk memperhatikan pemberdayaan kaum perempuan,” kata Mudawaroh kepada Radar Banten Online, Senin (29/8).

Mudawaroh mengatakan, bila melihat program pemberdayaan perempuan khususnya di Provinsi Banten, terlihat masih dikategorikan stagnan. Walaupun memang dalam kancah politik empat dari delapan kepala daerah sudah diisi kaum perempuan, termasuk di legislatif.

“Secara makro memang sudah mulai nampak, namun secara mikro perempuan-perempuan lebih memilih bekerja ke luar daerah ketimbang berkerja di daerah, seperti menjadi pembantu rumah tangga, dan buruh pabrik,” katanya.

Lebih lanjut, Mudawaroh menilai, dengan kondisi seperti ini, ke depan siapa pun yang terpilih ke depan harus memprioritaskan program mikro yang berkaitan dengan pemberdayaan kaum perempuan.

“Banyak program pemberdayaan yang harus dikembangkan, seperti peningkatan kapasitas dan kualitas pendidikan, membuka ruang-ruang koperasi perempuan yang berbasis pada ketersediaan potensi daerah masing-masing dan banyak lagi yang lainnya,” katanya. (Fauzan Dardiri)