Pilgub Banten: Debat Publik Kedua Digelar Hari Minggu Besok

0
395 views

SERANG – Komisi Pemilihan U‎mum (KPU) Provinsi Banten akhirnya menggunakan kewenangannya untuk menetapkan jadwal pelaksanaan debat publik calon gubernur-calon wakil gubernur (cagub-cawagub) putaran kedua. Debat kedua diputuskan untuk dilaksanakan pada Minggu (29/1) sore.

Awalnya, debat kandidat akan dilaksanakan besok, Kamis (25/1). Namun, tiga kali rapat tidak ada kesepakatan antara perwakilan tim pemenangan kedua pasangan calon, event organizer (EO), dan TVOne. KPU kemudian mengambil langkah tegas melalui rapat pleno, Senin (23/1) malam. “Memutuskan debat kedua digelar Minggu mendatang atau mundur empat hari dari jadwal yang seharusnya,” kata Syaeful Bahri, Ketua Pokja Pencalonan dan Kampanye KPU Banten kepada Radar Banten, Selasa (24/1).

Mantan Ketua KPU Kota Cilegon ini menambahkan, keputusan KPU tersebut sudah final. “Tentu saja keputusan ini mempertimbangkan aspirasi semua pihak. Kami berharap pihak EO dan TVOne segera mempersiapkan segala sesuatunya dan tim pasangan calon juga menerima keputusan KPU,” ungkap Syaeful.

Berdasarkan hasil rapat pleno KPU, debat publik putaran kedua digelar pada Minggu (29/1) pukul ‎15.15-17.00 WIB. Debat dilaksanakan di aula gedung Pusat Perfilman H Usmar Ismail Hall, Kuningan, Jakarta. “Keputusan KPU ini telah mempertimbangkan masukan dan saran dari semua pihak. Intinya, KPU ingin memberikan pelayanan terbaik,” katanya. “Kami berharap pasangan calon nomor 1 dan 2 bisa mengikuti debat kedua karena bagaimana pun debat ini bagian dari rangkaian pilkada serentak 2017,” sambung Syaeful.

Mengantisipasi debat ketiga mengalami kemunduran waktu, Syaeful menegaskan bahwa untuk debat terakhir di TVRI pada 9 Februari mendatang, semua pihak sudah sepakat. Debat ketiga akan digelar di Kota Cilegon, dengan durasi sesuai KPU dan jam tayang prime time. “Nanti rapat persiapan debat ketiga akan dilakukan pada 3 Februari mendatang,” ungkapnya.

Ketua KPU Banten Agus Supriyatna menambahkan, keputusan KPU Banten diambil untuk mengakhiri polemik soal jadwal pelaksanaan debat kedua. “Kami tidak ingin saling menyalahkan. Yang jelas, tim pakar sudah menyiapkan pertanyaan untuk debat putaran kedua,” katanya.

Menurut Agus, pelaksanaan debat kedua dipastikan lebih tajam karena segmennya lebih sedikit. “Debat pertama dilakukan dalam delapan segmen. Untuk debat kedua, hanya enam segmen,” jelasnya.

Adapun tema debat putaran kedua, yaitu tentang persoalan Banten dan solusinya. ‎Sementara, subtema fokus pada‎ demokrasi, hukum, good government dan persoalan narkoba‎ di Banten. “Sebelum debat putaran kedua, Minggu pagi diramaikan dengan kegiatan semarak Pilkada Banten 2017 yang digelar secara serentak di delapan kabupaten kota. Semoga kegiatan yang dilaksanakan KPU ini bisa meningkatkan partisipasi pemilih,” kata Agus menambahkan.

Sementara itu, Bahrul Ulum, Wakil Sekretaris Tim Pemenangan pasangan calon nomor 1 Wahidin Halim-Andika Hazrumy (WH-Andika), mengapresiasi langkah tegas yang diambil KPU. Menurutnya, debat kedua yang dilaksanakan pada Minggu mendatang sesuai dengan usulan pasangan nomor 1. “‎Kami sudah mengusulkan agar debat putaran kedua dilaksanakan di hari libur kalau jam tayangnya tidak prime time. Paslon nomor 1 siap tampil di debat kedua,” ungkapnya.

Senada dikatakan Bahroji, perwakilan tim pemenangan nomor 2 Rano Karno-Embay Mulya Syarief. Ia mengaku menghargai keputusan KPU. “Dari awal kami menginginkan pelaksanaan debat sesuai dengan jadwal yang telah diplenokan KPU pada 25 Januari. Bila pun diundur, kami ikut apa pun yang diputuskan KPU,” katanya.

‎Sebelumnya, rapat persiapan debat publik putaran kedua gagal mencapai kesepakatan pada Senin (23/1). Pihak TVOne menyampaikan keberatan bila debat dilaksanakan pada 25 Januari dan mengusulkan debat digelar pada Minggu (29/1). Ketidaksiapan TVOne menggelar debat sesuai jadwal sebelumnya yang membuat rapat deadlock untuk ketiga kalinya sebab mendapat protes dari kedua tim pemenangan pasangan calon. (Deni S/Radar Banten)