Foto : Solidrop

Ada
berbagai macam merek pengharum mobil yang bisa ditemukan. Bingung mau pilih
yang seperti apa? Simak yuk beberapa tips ini

1. Aroma Terapi

Aroma apapun yang dipilih,
tujuannya membuat kabin lebih segar. Tapi, pengharum beraroma terapi jauh lebih
adem dibandingkan pewangi lainnya. Misalnya, aroma teh, kulit jeruk,
kayu-kayuan, daun-daunan, dan kopi. Aroma terapi pada pengharum ruangan membuat
Anda betah berlama-lama di mobil karena bau kabinnya enak dicium.

Bagi yang tidak suka aroma
terapi, bisa memilih  aroma buah-buahan.
Aroma ini banyak disukai oleh kaum hawa karena kesannya lebih feminim. Tapi,
ingat ya, jangan membeli pengharum mobil yang wanginya menyengat. Kenapa?
Karena bisa membuat hidung malah mampet, pernapasan pun akan terganggu karena
paru-paru dipenuhi wangi-wangian menyengat tersebut.

2. Liquid Jadi Pilihan

Pengharum tipe liquid juga
menjadi alternatif bagus. Biasanya dikemas dalam bentuk botol kecil berukuran
250 ml. Pengharum ini sangat cocok digunakan sebelum berpergian bersama
keluarga. Semprotkan pewangi liquid di seluruh bagian kabin, terutama bagian
yang berbau apek. Setelah itu, angin-anginkan mobil selama kurang lebih 5
menit. Lalu, masuklah ke dalam mobil dan mulailah perjalanan yang menyenangkan.

 

3. Tahan Lama

Tidak semua pengharum ruangan
terbuat dari bahan berkualitas. Beberapa di antaranya bahkan ada yang baunya
hanya bertahan dalam beberapa jam. Pilihlah tipe pengharum yang wanginya longlasting sehingga
Anda tidak perlu repot-repot mengganti pengharum mobil setiap hari.

4. Hindari Gel

Mengapa pemakaian pengharum
gel tidak disarankan? Karena pengharum gel terbuat dari bahan silikon yang
terbukti mempercepat proses penguningan di dalam kabin mobil. Pemakaian
pengharum gel memicu perubahan warna di dalam kabin.

Bentuk pengharum gel juga
tidak ramah di seluruh isi kabin. Pemakaiannya dapat menimbulkan kerak di
bagian tertentu dan dapat memicu bau tidak sedap di dalam kabin. Bau dan noda
kuning bisa hilang dengan menggunakan sampo khusus.

5. Kenali Jenisnya

Sebelum memilih, kenali dahulu jenisnya.
Misalnya tipe padat yang memiliki aroma ringan, tahan lama, serta bisa
diletakkan di mana saja. Pengharum mobil tipe padat
merupakan campuran resin, keramik, plastik, dan berbagai bahan lainnya yang diberi
pewangi. Bentuknya yang padat membuat Anda tidak perlu khawatir isinya tumpah
meski terjadi guncangan pada mobil. Anda pun bisa dengan mudah meletakkannya
di dashboard, di
sisi pintu, atau di bawah jok mobil.

Meskipun mudah digunakan, pengharum tipe padat
menghasilkan aroma yang tidak terlalu kuat karena materialnya tidak mudah
menguap seperti pengharum tipe cair. Namun, pengharum tipe ini lebih tahan lama
sehingga terasa ekonomis. Jenis ini kami rekomendasikan untuk Anda yang tidak
suka wangi menyengat di dalam mobil.

Sedangkan
pengharum mobil tipe cair memiliki ciri khas mudah menguap dan
menghasilkan aroma yang kuat, membuat keharuman mudah menyebar di mobil. Banyak
produk yang memiliki desain mewah dan cantik sehingga produk ini pas untuk
digunakan mempercantik interior mobil. Meskipun tipe cair ini baik dalam
mengharumkan mobil, Anda harus meletakkannya di tempat yang rata agar tidak
tumpah akibat goncangan mobil. Cairan yang tumpah bisa mengakibatkan noda
pada dashboard mobil
atau bahkan merusaknya. Jadi, Anda harus berhati-hati dalam penggunaannya.
Selain itu, perhatikan pula tempat menaruhnya agar tidak mudah dijangkau anak
kecil.

Jika
memilih pengharum mobil tipe gel, tidak
mudah tumpah karena teksturnya seperti jelly dan
aromanya lebih kuat daripada pengharum tipe padat. Selain berfungsi
mengharumkan mobil, sebagian besar pengharum tipe gel ini juga memiliki
kandungan deodoran sehingga mampu mengharumkan sekaligus menghilangkan aroma
tak sedap pada mobil.

Dari segi karakteristik, pengharum tipe gel berada
di antara tipe padat dan cair. Meski terlihat lebih awet dan wangi, nyatanya
tipe pengharum ini memiliki kadar wangi dan daya tahan yang tidak terlalu
berbeda dengan dua tipe lainnya. Saat terus digunakan, gelnya akan berkurang
dan aromanya pun perlahan-lahan akan berkurang. Jadi, gantilah saat Anda rasa
jumlah gelnya sudah jauh menyusut.

Ada juga tipe pengharum mobil yang ditempelkan ke AC. Ini memanfaatkan aliran udara
yang dihasilkan AC sehingga mampu menyebarkan aroma secara lebih efisien.
Material pada pengharum ini tidak hanya cairan, tetapi bisa juga material lain
seperti bahan gel atau padat yang diberikan wangi-wangian.

Kekuatan dari aroma yang dihasilkan juga dapat
diatur dengan menyesuaikan kekuatan AC mobil. Anda cukup memasangnya satu kali
saja dan baru menggantinya saat dirasa sudah tidak wangi lagi. Desain yang imut
dan lucu juga umumnya tersedia untuk tipe ini sehingga dapat berfungsi pula
sebagai interior mobil.

Namun, jika AC mobil sedang tidak dinyalakan,
tentu aromanya tidak akan menyebar dengan baik. Pastikan juga kecocokan louver AC di
mobil Anda dengan kaitan yang terdapat pada pengharum agar bisa terpasang
dengan baik.

Sementara pengharum tipe diffuser bekerja
dengan mengambil sumber panas dari soket rokok mobil untuk menyebarkan aroma ke
seluruh bagian mobil. Keuntungan pengharum tipe diffuser ini
adalah Anda bebas mengganti aroma yang diinginkan sesuai dengan mood Anda di
hari itu.

Sedangkan yang tipe gantung bisa
digantung dengan tali di dalam mobil sesuai keinginan Anda. Ada produk yang
tersedia dalam bentuk kertas tebal beraroma tertentu. Ada juga tipe cair yang
dimasukkan dalam botol kecil yang bisa digantung.

Meski aromanya tidak terlalu kuat dan tidak bisa
dibilang tahan lama, pengharum tipe gantung ini banyak dijadikan pemanis
interior mobil karena harganya relatif terjangkau dan berdesain unik.

Nah, kalau tipe semprot, aroma harum dapat disebarkan dengan mudah ke seluruh bagian dalam mobil. Berbeda dengan pengharum tipe lainnya, Anda bisa menyebarkan wangi secukupnya hanya dengan menyemprotkannya. Meski demikian, aroma yang dihasilkan tidak bertahan lama. Karena itu, tipe pengharum mobil ini cocok digunakan saat Anda ingin mengajak seseorang masuk ke mobil Anda atau ketika Anda ingin mengganti suasana. Perhatikan juga bahwa produk tipe ini mungkin bisa meninggalkan noda pada jok, dashboard, atap, dan sebagainya. Jadi, bacalah petunjuk pemakaiannya terlebih dahulu dengan saksama. (Zee)