Pilihlah Teh Sesuai Kebutuhan

0
537 views
GAYA HIDUP: Ratih Wardani (kiri) dan Sally Hartono menikmati ragam teh di Heracate Tea Room and Boutique, Marvell City yang banyak pilihan. (Dite Surendra/Jawa Pos/JawaPos.com)

SEBAGAIMANA kopi, teh memang memiliki sisi gaya hidup. Bukan sekadar mak glek untuk pelepas dahaga. Dengan kombinasi yang tepat, kita bisa memilih teh sesuai kebutuhan. Daun teh yang diracik dengan aneka bahan alami tidak hanya menciptakan varian rasa, tapi juga efek bagi tubuh.

Itulah yang dilakukan Sally Hartono dan Ratih Wardani di Heracate Tea Room and Boutique, Senin (20/2). Ada 17 varian teh yang tersedia dengan berbagai macam bahan dan rasa. Sally mengaku sedang kalut. Pikirannya dipenuhi dengan pekerjaan yang menumpuk. Karena itulah, Sally memilih teh yang bisa membuat dirinya rileks, yakni afternoon sunbeams. Teh itu terdiri atas tanaman rooibos, berry, vanila, daun bunga mawar, dan bunga calendula. ’’Efeknya seperti bangun pagi. Pikiran dan badan jadi fresh,” kata perempuan 22 tahun tersebut. Rasanya agak pahit, tetapi ada pula rasa manisnya.

Minum secangkir teh hangat memang sudah menjadi aktivitas Sally setiap hari. ’’Kadang sore. Kadang pagi,” katanya. Jenis tehnya disesuaikan dengan kondisi. Beda hari, bisa beda jenis tehnya. Kalau sedang insomnia, Sally memilih teh sleepy bear. Teh tersebut terdiri atas bunga chamomile, lemon balm, rooibos, valerian, kayu manis, dan lemon.

PILIH-PILIH: Aneka ragam teh yang disajikan di Heracate Tea Room and Boutique, Marvell City. (Dite Surendra/Jawa Pos/JawaPos.com)

’’Campuran bahan-bahannya menciptakan rasa mint, kecut. Tapi, juga ada manisnya,” ungkapnya. Dia sangat terbantu dengan jenis teh tersebut. ’’Bisa menenangkan pikiran dan tidur nyenyak,” jelas perempuan asli Surabaya tersebut. Tentu, tidur ala manusia, bukan tidur semusim bak beruang yang sedang berhibernasi.

Sally tergila-gila dengan teh. Dia mempelajari manfaat teh dan jenisnya dari berbagai negara. Bahkan, dia pernah mengikuti short course selama tiga bulan di Victoria, Australia, untuk mempelajari teh. ’’Ternyata banyak banget jenisnya. Dan, kebiasaannya beda-beda,” jelas pemilik Heracate Tea Room and Boutique tersebut.

Begitu juga yang dirasakan Ratih. Minum teh sudah menjadi lifestyle. Ratih lebih suka teh dengan rasa mint. Aroma dan rasa mint, lanjut dia, dapat membuat konsentrasi lebih fokus. Karena itulah, dia suka teh focus. Yakni, campuran madu cair, lemon, akar manis, ketumbar, peppermint, dan jahe.

Selain rasanya, Ratih suka dengan aromanya. ’’Bikin tenang dan semangat,” ujar ibu dua anak tersebut.

Ratih suka teh hangat. Menurut dia, teh yang disajikan selagi hangat berbeda dengan saat dingin. Karena itulah, dia memfavoritkan momen menyeduh teh dengan air yang mendidih. ’’Sambil nunggu nggak terlalu panas, bisa sambil baca-baca buku,” ungkapnya.

Masih sama-sama beraroma jahe, Ratih juga suka teh all in lemon zinger. Bedanya, lemon lebih terasa pada jenis teh tersebut. ’’Seger, tapi rasa jahenya masih terasa,” ujar Ratih. Dia selalu menyajikan teh sebagai hidangan wajib sebelum bekerja. Terasa kurang kalau belum minum teh. (bri/c7/dos/sep/JPG)