Pilkada Cilegon: Ikatan Keluarga Minang Merapat ke Ati-Sokhidin

0
1.587 views

CILEGON – Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Cilegon menunjukkan dukungannya kepada pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut 2 yakni Ati Marliati – Sokhidin. Pernyataan sikap dukungan ini disampaikan oleh Ketua DPD IKM Kota Cilegon Muharman Koto beserta seluruh pengurus di hadapan paslon nomor urut 2 di salah satu perumahan yang ada di Cilegon, Minggu (11/10).

Muharman mengatakan, sikap dukungan ini dilakukan lantaran hubungan Pemerintah Daerah dengan masyarakat Minang yang ada di Kota Cilegon cukup baik. 

“Sejak 2005, 2010 dan 2015 kita sudah berhubungan baik dengan pemerintah daerah, kita memiliki historis yang cukup panjang, makanya tidak mungkin kita memilih yang lain,” katanya.

Muharman berharap, dukungan yang diberikan kepada Ati-Sokhidin akan berdampak baik kepada masyarakat Minang yang sebagian besar sebagai pedagang kecil, yang mana bergantung dengan kemandirian, sehingga masyarakat Minang yang tergabung dalam wadah IKM diharapkan mendapat dukungan dari pemerintah untuk mengembangkan usahanya.

“Kita mayoritas pengusaha kecil, sehingga kami berharap, mendapat dukungan dan perlindungan dari pemerintah seperti halnya pendirian koperasi dan pembinaan-pembianaan usaha kecil lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ratu Ati Marliati Paslon Walikota Cilegon nomor urut 2  mengatakan, bersyukur atas dukungan dari berbagai komunitas termasuk dari Organisasi IKM, sehingga dukungan-dukungan itu dapat menambah kekuatan untuk kemenangan pihaknya pada kontestasi Pilkada mendatang.

“Alhamdulillah, kita menanggapi positif dengan dukungan ini, dan mudah-mudahan jika kita berhasil, tentunya apa yang menjadi usulan dan harapan masyarakat Minang mudah-mudahan terimplementasikan secara baik,” tuturnya.

Ditambahkan oleh Sokhidin, Wakil dari Ratu Ati Marliati bahwa, dukungan dari masyarakat merupakan sesuatu yang positif, dimana peluang ini sangat dibutuhkan oleh paslon lain.

Selain itu kata Sokhidin, masyarakat Minang telah banyak memberikan kontribusi terhadap pemerintah daerah utamanya dalam hal pembangunan ekonomi kecil. Ia juga mengatakan masyarakat Minang datang ke Kota Cilegon bukan untuk mencari pekerjaan melainkan mengembangkan usahanya sehingga memudahkan pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan.

“Saya bangga dengan masyarakat Minang, kerena mereka tidak banyak menuntut, mereka mampu berusaha mandiri bahkan bisa memberikan kontribusi terhadap pemerintah utamanya mendorong pengembangan ekonomi kecil,” tutupnya. (Riko BS)