Pilkada Kota Cilegon: Awab Pepet Restu NasDem

CILEGON – Nama Kasat Intelkam Polres Cilegon AKP Awab semakin santer disebut-sebut sebagai salah satu sosok kuat yang akan maju sebagai bakal calon walikota Cilegon 2020 mendatang. Sejumlah partai pun disebut-sebut telah ia sambangi guna melancarkan rencana tersebut.

Setelah sebelumnya sudah berkomunikasi dengan Partai Demokrat, kini Awab disebut-sebut sudah melakukan pendekatan dengan Partai NasDem. Upaya itu dilakukannya dengan membangun komunikasi dengan kader-kader partai.

Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Cilegon Erick Rebiin tidak menampik jika Awab telah membangun komunikasi politik dengan sejumlah kader NasDem termasuk dirinya sendiri. Namun, menurutnya, komunikasi itu masih bersifat personal, belum secara kelembagaan.

“Itu mah biasa komunikasi pembukaan atau seperti apa,” ujar Erick kepada Radar Banten, Kamis (12/9).

Kata Erick komunikasi politik yang dibangun secara personal oleh Awab merupakan hal yang wajar mengingat Awab merupakan putra daerah yang telah lama mengenal kader-kader NasDem di Kota Cilegon.

Pria yang menjabat sebagai Ketua Fraksi NasDem PKB itu menegaskan, komunikasi yang telah dibangun antara Awab dan kader belum bisa merepresentasikan sikap partai secara kelembagaan. Hal itu mengingat Dewan Pimipnan Pusat (DPP) Partai NasDem belum memberikan instruksi apa pun terkait pilkada.

Dijelaskan Erick, hingga kemarin, DPP Partai NasDem belum mengeluarkan instruksi apa pun terkait pilkada. Dalam aturan yang berlaku di internal Partai NasDem, pengurus di kabupaten kota baru bisa bergerak setelah adanya instruksi dari pusat.

“Kan biasanya kalau sudah ada perintah untuk membentuk tim tujuh, selanjutnya membuka pendaftaran, seperti apanya nanti menunggu petunjuk DPP, kita tunggu saja,” ujar Erick.

Dalam pilkada nanti, Partai NasDem dimungkinkan untuk mengusung sosok lain di luar kader internal partai. Segala kemungkinan bisa terjadi, bergantung pada proses politik yang berlangsung selama proses pilkada nanti. “Semuanya mungkin, bisa dari kader, bisa juga dari luar kader,” tegas Erick.

Sementara itu, dikonfirmai secara terpisah, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Provinsi Banten Aries Halawani pun menyebutkan partainya cukup terbuka dalam mengusung sosok di pilkada. DPW NasDem tidak membatasi dukungan hanya kepada kader internal. Namun untuk mendapatkan restu NasDem, sosok tersebut harus memenuhi kriteria tertentu dan melalui proses yang selektif.

“Selama sosok itu memiliki kapasitas yang baik untuk diusung sebagai bakal calon kepala daerah,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Aries, NasDem pun tidak membatasi akses bagi siapa pun yang ingin merapat ke partai besutan Surya Paloh tersebut. “Enggak harus melalui DPP, bisa melalui DPD atau DPW,” ujarnya.

Dikonfirmasi secara terpisah melalui sambungan telepon seluler, Awab enggan mengomentari upayanya meraih restu Partai NasDem pada Pilkada Cilegon. “Mohon maaf ya,” ujarnya.

Sejak isu pilkada berembus, nama Awab santer disebut-sebut akan maju di pilkada. Selain Awab, nama lain yang juga santer disebut akan maju adalah Walikota Cilegon Edi Ariadi, Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati, dan Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Banten Helldy Agustian. (bam/ibm/ira)