Pilkada Kota Cilegon: Duet Iye-Reno Menguat

0
1.235 views

CILEGON – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Cilegon mulai menunjukkan arah politiknya di Pilkada Kota Cilegon.

Partai di bawah kepemimpinan Reno Yanuar itu pun mengaku merapat pada poros koalisi Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Demokrat.

Nama Reno Yanuar disodorkan untuk mendampingi Iye Iman Rohiman. Sosok yang digembor-gemborkan akan diusung oleh tiga partai tersebut.

Pertemuan PDIP dengan PAN selaku partai tempat Iye kini bernaung semakin intens. Terakhir, pertemuan terjadi akhir pekan lalu.

Reno Yanuar sendiri diklaim PDIP menjadi sosok yang tepat untuk maju bersama Iye di Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon.

Partai Banteng itu menilai pasangan Bakal Calon Walikota Iye Iman Rohiman dan Bakal Calon Wakil Walikota Reno Yanuar sebagai sosok yang kuat melawan  nama-nama pasangan bakal calon kepala daerah yang mencuat ke publik.

“Sosok Pa Iye dan Pa Reno calon kuat untuk melawan petahana,” ujar Wakil Ketua PDIP Kota Cilegon Tb Amri Wardhana kepada Radar Banten, Senin (13/6)

Kata Amri, sejak awal, PDIP Kota Cilegon berkomitmen untuk melawan petahana. Komitmen itu masih kuat dipegang oleh jajaran di PDIP.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pemenangan Reno Yanuar tersebut menegaskan, komitmen itu dipegang teguh karena PDIP menginginkan terjadinya perubahan di Kota Cilegon.

Selanjutnya, sosok Iye Iman Rohiman pun dianggap sosok yang tepat, serta mempunyai kesamaan dengan Reno, yaitu untuk membangun Kota Cilegon.

“Kita mau perbaikan, mau perubahan,” ujar Amri.

Merapatnya PDIP kepada koalisi PAN, PPP, dan Partai Demokrat tak ditampik oleh Ketua PAN Kota Cilegon Alawi Mahmud.

Dikonfirmasi Radar Banten, Alawi pun mengaku sedang menggodok dipasangkannya Iye Iman Rohiman dengan Reno Yanuar.

“Kemungkinan Iye Reno bisa saja, dan emang sedang dikaji, namun PAN punya mitra koalisi PPP dan Demokrat, saya ingin kehadiran PDIP ini disambut dengan hangat oleh teman-teman yang lain, khususnya Pa Iye,” ujar Alawi.

Baik secara pribadi maupun pimpinan di PAN, Alawi menyambut baik sikap PDIP, menurutnya, dengan merapatnya partai berlogo kepala banteng tersebut membuat mesin politik koalisi semakin kuat.

“PDIP punya kekuatan dengan empat kursinya (di DPRD Kota Cilegon),” ujar Alawi.

Diketahui, dengan merapatnya PDIP, kursi yang dimiliki oleh empat partai itu kini bertambah menjadi 12 kursi dengan masing-masing PDIP empat kursi, PAN empat kursi, PPP dua kursi, dan Partai Demokrat dua kursi. (bam/alt)