Pilkada Kota Cilegon: Iye Inginkan Awab jadi Pendamping

0
1.056 views

Diusulkan ke DPD Demokrat Banten

CILEGON – Bakal Calon Walikota Cilegon Iye Iman Rohiman mengusulkan nama Awab ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Banten sebagai Bakal Calon Wakil Walikota Cilegon yang akan mendampinginya di Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon tahun ini.

Hal itu seolah menunjukkan jika politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu lebih menginginkan pensiunan polisi dibandingkan Reno Yanuar.

Diketahui, Awab dan Reno santer dikabarkan bersaing menjadi wakil Iye di Pilkada Kota Cilegon tahun ini.

Nama Awab mencuat setelah mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Banten, sedangkan Reno Yanuar didorong oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Soal Iye yang menginginkan Awab dibenarkan oleh Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Banten Eko Susilo. Secara tegas Eko mengatakan jika usulan nama Awab muncul dari Iye.

“Awab, iya, pa Iye yang mengusulkan,” ujar Eko kepada Radar Banten, Minggu (28/6).

Dijelaskan Eko, sebelumnya Partai Demokrat memberikan surat tugas kepada Iye untuk mencari sosok Bakal Calon Wakil Walikota Cilegon.

Itu menjadi syarat jika Iye ingin mendapatkan rekomendasi dari partai yang dipimpin oleh Iti Octavia Jaya Baya tersebut.

Rekomendasi nama Iye-Awab sebagai Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon pun telah disampaikan oleh DPD Partai Demokrat Provinsi Banten ke DPP Partai Demokrat. Eko memperkirakan rekomendasi dari DPP Partai Demokrat akan keluar pekan ini.

Dijelaskan Eko, pasangan Iye-Awab masih bersifat kesepakatan antar DPC. Hal itu dilakukan untuk meluruskan simpang siurnya informasi soal sosok pendamping Iye.

“Karena rame kan ada Reno ada Awab, untuk mengclearkan jadi kesepakatan DPC dulu,” ujar Eko.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPC PDIP Kota Cilegon Tb Amri Wardhana menilai dipasangkannya Iye dan Awab baru pada tataran kesepakatan pengurus wilayah.

Menurutnya hal itu tak menjadi soal karena rekomendasi yang akan digunakan adalah rekomendasi dari DPP.

“Kan saya katakan kalau PAN dan PDIP sudah cukup delapan kursi, sudah ada pernyataan koalisi antara PAN dan PDIP, tinggal nunggu rekom dari DPP,” ujar Amri.

Soal nama Awab yang diusulkan oleh Iye, Amri enggan menanggapi, karena ia sendiri tak melihat secara langsung atau bukti jika nama Awab benar-benar diusulkan oleh Iye.

Hingga berita ini ditulis, baik Iye Iman Rohiman, maupun Ketua DPD PAN Kota Cilegon Alawi Mahmud belum bisa dikonfirmasi, pesan whats app belum dibalas, panggilan telepon pun tak diangkat. (bam/alt)