Pilkada Kota Serang 2018: Vera Dapat Tiket Maju

0
111
Vera Nurlaela Jaman

SERANG – Bakal calon walikota Serang periode 2018-2023 Vera Nurlaela Jaman akhirnya memiliki tiket untuk diusung maju pada Pilkada Kota Serang tahun depan. Selama ini, Vera baru mengantongi dukungan dari delapan kursi di DPRD Kota Serang yang berasal dari Partai Golkar tujuh kursi dan satu kursi dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Padahal, berdasarkan ketentuan, bakal calon walikota Serang dapat diusung apabila mendapatkan dukungan sembilan kursi. Kini, istri Walikota Serang Tb Haerul Jaman itu mendapatkan tambahan dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mempunyai empat kursi di DPRD Kota Serang.

Ketua DPC PKB Kota Serang Wahyu Papat JR mengaku, surat keputusan DPP sudah keluar. “Dalam surat itu, kami menetapkan Vera sebagai bakal calon walikota Serang dari PKB,” ujar Papat, Minggu (17/9).

Papat menguraikan, penetapan itu berdasarkan Surat Keputusan PKB Nomor 23690/DPP-03/VI/A.1/XI/2017 tentang Penetapan Vera Nurlaela Jaman sebagai Bakal Calon Walikota Serang dari PKB. Ada beberapa alasan yang membuat Vera dipilih oleh PKB. “Yang pertama karena Bu Vera sudah mempunyai perahu yakni Golkar. Maka apabila digabung dengan PKB sudah memenuhi syarat untuk menjadi calon walikota,” terangnya.

Selain itu, lantaran belum pernah di pemerintah, Vera dinilai bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Kata dia, deklarasi untuk mengusung Vera dengan berkoalisi bersama Golkar akan dilakukan dalam waktu dekat. “Masih dalam pembahasan,” ujar Papat. Terkait dengan bakal calon wakil walikota Serang yang akan mendampingi Vera, ia mengatakan, akan dibahas dengan partai koalisi.

Sementara itu, Vera mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PKB kepadanya. Dengan tambahan empat kursi dari PKB, ia optimistis akan memenangkan Pilkada Kota Serang nanti.

Ia juga berharap partai politik lain dapat bergabung bersama dirinya untuk membangun Kota Serang. “Pembangunan Kota Serang harus dilakukan dengan kebersamaan,” tuturnya.

Terkait pendamping, Vera mengaku belum ada keputusan. Yang pasti bakal calon wakil walikota itu harus dapat mendongkrak suara untuk pilkada nanti. “Kalau tidak bisa memenangkan dan mendongkrak suara ya buat apa, kan tujuan ikut pilkada itu untuk menang,” tuturnya. (Rostinah/RBG)