Pilkada Kota Serang: Nomor Urut Kampanye Paslon Ditentukan Mei

SERANG – Awal Mei, KPU Kota Serang akan melaksanakan pengundian nomor urut bagi pelaksanaan kampanye akbar tiga pasangan calon walikota dan wakil walikota.

Komisioner KPU Kota Serang Moh Hopip mengaku akan berkoordinasi dengan tim kampanye dan Panwaslu Kota Serang untuk melakukan pengundian nomor urut paslon pada rapat umum yang akan diadakan di kantor KPU Kota Serang. Sebab, pada tanggal 2, 7, dan 9 Mei akan sudah dimulai pelaksanaan pengundian nomor urut rapat umum tersebut.

“KPU besok (Mei-red) itu akan melakukan pengambilan nomor urut untuk pelaksanaan kampanye yang nanti akan diadakan di lapangan Boru, Kecamatan Curug, Kota Serang,” ujarnya, saat ditemui sejumlah wartawan di kantornya.

Kata Hopip, KPU melakukan pengundian nomor urut kembali untuk kepentingan kampanye lantaran saat rapat dengan tim kampanye hingga kini belum menemukan hasil. Demi keadilan dan keterbukaan, akhirnya pengundian nomor urut rapat umum akan diadakan kembali. “Waktu pelaksanannya pengundian itu pada pukul 09.00 WIB. Sedangkan untuk pengundiannya, sistemnya masih sama seperti pengundian saat pengambilan nomor urut pasangan calon,” katanya.

Hopip menegaskan, terkait persoalan perizinan seperti kampanye terbuka menjadi tanggung jawab bagi tim pasangan calon walikota dan wakil walikota Serang. Lapangan Boru, Kecamatan Curug, telah ditetapkan menjadi salah satu pilihan untuk melaksanakan rapat umum tersebut.

“Untuk jumlah massa saat rapat umum, masing-masing pasangan calon membawa sepuluh ribu massa. Kalau soal tempat, itu urusan tim kampanye, KPU hanya memfasilitasi saja,” tuturnya.

Sementara itu, dihubungi Radar Banten melalui sambungan telepon, Ketua Panwaslu Kota Serang Rudi Hartono mengaku, belum mengetahui kapan jadwal pengundian nomor urut kampanye akbar itu. Kata dia, pihaknya belum mendapatkan kabar lanjutan dari KPU Kota Serang mengenai hal tersebut. “Masih lama itu mah. Kalau kampanye terbuka rapat umum itu kalau tidak salah sekitar bulan Juni. Belum ada informasinya dari KPU. Kalau tidak salah, itu dijadwalkannya selama tiga kali. Di akhir-akhir masa kampanye,” ujarnya.

Namun demikian, Rudi mengungkapkan, untuk pelaksanaan rapat umum tersebut ada dua tempat yang akan ditetapkan oleh KPU bersama Panwaslu. Agar masing-masing pasangan calon dapat memilih tempat mana yang sesuai bagi mereka dalam melakukan kampanye terbuka itu.

“Biasanya diundi dulu siapa yang terlebih dahulu, supaya fair. Nanti kalau lokasinya, mereka tinggal milih,” ucapnya. (Riko Budi S/RBG)