Pilkada Kota Serang: Partai Papan Tengah Mulai Bangun Koalisi

SERANG – Kendati belum masuk tahapan Pilkada Kota Serang 2018, sejumlah partai papan tengah gencar melakukan komunikasi politik. Masing-masing partai ancang-ancang dari sekarang memasang jagonya, untuk bisa dilirik partai lain.

Ada empat partai di Kota Serang yang memeroleh tiga kursi di DPRD dalam Pemilu 2014, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Ketua DPC Partai Hanura Kota Serang Supriyadi mengaku, pihaknya kini intens menjalin komunikasi dengan PKS dan PAN yang sama-sama memiliki tiga kursi di DPRD. “Tiga partai (PKS dan PAN-red) itu hampir tiap minggu ketemu tinggal membulatkan saja, siapa calon yang akan diusung. Mudah-mudan tidak ada halangan,” ujar Supriyadi kepada Radar Banten melalui sambungan telepon seluler, Minggu (16/4).

Dengan sembilan kursi, kata dia, pihaknya berharap bisa mendorong satu paket pasangan calon. Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan membuka komunikasi bersama satu atau dua partai lain untuk menjalin komunikasi. “Yang tiga ini sudah positif, artinya komunikasi sudah intens,” katanya.

Terkait dengan sosok kader internal, kata dia, ada beberapa kader di antaranya Furtasan Ali Yusuf, Ahmad Bustomi, termasuk dirinya sebagai Ketua DPC. “Hanura tentu tidak akan memaksakan kader maju, tergantung pertimbangan, karena memang kemenangan yang kita tuju di Pilkada Kota ini,” tandasnya.

Ketua DPC PPP Kota Serang Uhen Juhaeni mengatakan, dalam mempersiapkan Pilkada Kota Serang pihaknya sudah melakukan penjajakan. “Kalau kami di parpol, cuma dari komunikasi belum menjurus mau ke mana. Hampir semua parpol sudah kita lakukan (komunikasi-red),” katanya.

Terkait dengan wacana membangun koalisi pada parpol papan tengah, Uhen mengaku, dalam politik apa pun bisa saja terjadi. Namun, ada partai di luar papan tengah yang berpotensi bisa komunikasi. “Masih ada parpol yang berpotensi seperti Demokrat, karena Demokrat belum ada bakal calon,” katanya.

Kata dia, saat ini PPP sudah mempersiapkan kader internal untuk maju dalam kontestasi politik. Seperti halnya PKS dorong internal. Namun, pihaknya menyadari karena syarat minimal 20 persen atau sembilan kursi untuk bisa mengusung. “Kalau kader sih Pak Agus Setiawan, tapi belum final. Tapi kami harus menunggu hasil DPP PPP. Kalau dihitung tentu harus koalisi minimal tiga hingga lima partai,” katanya.

“PPP menargetkan kemenangan (pilkada-red) Kota Serang sebagai ukuran di Pilgub Banten. Bahwa kita bisa bergerak,” sambung Uhen.

Ketua DPD PAN Kota Serang Erwin Muchlisin mengatakan, saat ini pihaknya sudah membuka komunikasi dengan beberapa parpol termasuk calon-calon, baik dari internal maupun eksternal partai. “Dengan parpol tengah, kami sudah berkomunikasi, seperti Hanura dan PKS. Ini masih komunikasi,” katanya. “PAN kan harus koalisi, karena kami hanya memiliki tiga kursi di DPRD,” sambung Erwin.

Ia menjelaskan, kandidat internal yang didorong dan diminta ke DPP yaitu Yandri Susanto yang saat ini menjadi pengurus DPP dan anggota DPR RI. “Pak Yandri Susanto kita minta agar maju di Kota Serang, kita juga komunikasi ke DPW agar support,” katanya.

Kendati demikian, kata Erwin, pihaknya saat ini terus melakukan komunikasi dengan berbagai elemen. Dalam waktu dekat ini pihaknya ada agenda duduk bareng dengan beberapa orang di luar PAN yang berencana maju di Pilkada Kota Serang.

Ketua DPD PKS Kota Serang Hasan Basri mengatakan, internal kader PKS yang disosialisikan Najib Hamas, tahapan itu sudah dimulai dari Februari dan hasil survei internal Najib Hamas yang muncul. “Dari lima kader internal mengerucut ke satu nama yaitu Pak Najib Hamas,” ujar Hasan Basri.

PKS yang pada Pilkada Kota Serang lalu mengusung pasangan Tb Haerul Jaman dan Sulhi, kata dia, optimistis kader yang diusulkan oleh internal PKS mampu bersaing dengan figur lain. “PKS akan malu, kalau tidak memaksa kadernya maju di Pilkot Serang,” katanya. “Selain itu, tidak ada satu pun partai memiliki kursi utuh dalam pilkada,” sambung Hasan.

Untuk itu, kata Hasan, saat ini pihaknya sedang melakukan komunikasi politik dengan parpol yang sama-sama berada di papan tengah. Seperti, PAN, Hanura, dan PPP. “Komunikasi sudah. Potensi koalisi partai tengah ini ada, seperti halnya di DPRD pada saat pengisian AKD (alat kelengkapan dewan-red),” katanya.

Sementara itu, bakal calon walikota dari PKS, Najib Hamas mengatakan, sebagai kader dirinya harus siap mengemban amanah untuk maju di Pilkada Kota Serang. “Ini bukan soal berani atau tidak, tapi soal tanggung jawab. Kami intinya harus mengikuti proses meyakinkan parpol dan masyarakat,” katanya. (Fauzan Dardiri/Radar Banten)