Pilkada Kota Tangerang: Arief-Sachrudin Menang Telak

TANGERANG – Suasana di media center Arief R Wismansyah-Sachrudin di Jalan Sinar Hati 1, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, bergemuruh saat mengikuti hasil hitung cepat sampling perolehan suara sementara, Rabu (27/6). Ditemani beberapa pimpinan partai pengusung, ekspresi wajah Arief dan Sachrudin terlihat riang gembira. Suara sorak sorai terdengar ketika angka di grafik tabulasi suara hitung cepat menunjukkan keunggulan perolehan suara pasangan calon tunggal itu.

“Dari hasil penghitungan suara, melihat data masuk walaupun masih bergerak, insya Allah 86 persen masyarakat memberikan amanah untuk melanjutkan walikota dan wakil walikota Tangerang,” ujar Arief didampingi Sachrudin.

Arief mengatakan, berdasarkan tabulasi suara sementara, perolehan suara pasangan calon tunggal Pilkada Kota Tangerang itu unggul dari kolom kosong. Pasangan itu percaya diri akan memenangkan perhelatan Pilkada Kota Tangerang 2018. “Ini hampir 695.020 data yang sudah masuk yang memilih saya dan 101.000 memilih kotak kosong,” ucapnya.

Simpatisan kemenangan Arief-Sachrudin pun bergemuruh ria bersorak – sorai dengan berulang kali berteriak. “Hari ini dan buat masa depan, lanjutkan,” teriaknya.

Kata Arief, hasil sementara tersebut merupakan perolehan suara terbaik jika dibandingkan dengan pilkada sebelumnya, yaitu tahun 2013. “Ini tentu menjadi motivasi kami berdua agar pembangunan bisa dilakukan lebih baik lagi. Memang ada peningkatan suara dibanding 2013 itu sekitar 340.000,” paparnya.

Setelah mendeklarasikan kemenangan hasil quick count atau perhitungan cepat, Arief R Wismansyah dan Sachrudin serta tim pemenangan merayakannya dengan terjun bebas ke kolam renang. Suasana media center di kediaman Arief memang sejak penghitungan suara berlangsung pukul 15.00 hingga 17.00 WIB tampak meriah. Mereka saling dorongan ke kolam renang yang ada di balik media center. Lebih dulu, Arief mendorong tim pemenangan untuk menceburkan diri ke kolam. “Ceburin, ceburin, ceburin, biar berenang,” kata Arief.

Begitupun sebaliknya, Arief mendapatkan giliran didorong masuk ke dalam kolam setinggi satu meter. Kemudian, Sachrudin juga mendapat getahnya setelah Arief mendelegasikan agar dia ikut turun ke kolam. “Pak Sachrudin juga itu dorong, ceburin,” pungkasnya. (Gugun/RBG)