TANGERANG – Menghadapi Pilkada Kota Tangerang, Partai Gerindra akan memajukan kader internal. Saat ini, partai besutan Prabowo Subianto ini masih menggodok kader internal sesuai kriteria ideal Rakernas.
”Kami upayakan memajukan kader internal. Dia bisa saja dari pengurus wilayah Banten hingga pengurus pusat, tidak terpaku pada kader Kota Tangerang saja,” ucap Pontjo Prayogo, Sekretaris DPC Gerindra Kota Tangerang, Jumat (18/8).

Karena sedang fokus penggodokan itu, hingga kini Gerindra belum membuka penjaringan calon walikota Tangerang dan calon wakil walikota.

Meski demikian, pria yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang ini menambahkan tidak menutup kemungkinan untuk mengusung calon eksternal. ”Kita realistis saja kalau kader internal tidak ada yang mumpuni, kita dukung calon eksternal. Tapi ingat, internal bukan hanya di sini saja, di pusat ada, provinsi juga ada,” terangnya.

Pengamat politik Kota Tangerang dari Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Memed Chumaedi mengatakan, sejumlah parpol masih mencari formula untuk menyusun agenda politik di Pilkada Kota Tangerang. Saat ini, parpol baru pada tahapan pembukaan pendaftaran penjaringan dan penyampaian visi misi.

”Itupun baru tiga parpol, yakni PAN dan Hanura dan Partai Golkar. Parpol-parpol masih wait and see,” imbuhnya.

Ia mengatakan untuk Gerindra masih sama dengan parpol lain, yaitu melakukan komunikasi politik dengan kandidat. Belum sampai pada keputusan final pada penentuan siapa yang bakal direkomendasikan. ”Artinya Gerindra pun masih dinamis,” jelasnya.

Jika benar Gerindra akan mengusung kader internal, maka, semakin besar potensi serunya pertarungan politik dalam Pilkada Kota Tangerang. ”Tapi, kalau bicara kalkulasi politik, kan Gerindra belum mencukupi mengusung sendiri kader internal. Karenanya diperlukan koalisi,” katanya.

”Merujuk kondisi politik nasional, dengan melihat situasi Pilkada Kota Tangerang, ada potensi koalisi Gerindra dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk mengusung Cawalkot,” terangnya.

”Tinggal menentukan figur yang pas, untuk melawan petahana (Arief R Wismasnyah-red),” tambahnya.(Wahyu/RBG)