Walikota Tangerang Arief R Wismansyah dan Wakil Walikota Tangerang Sachrudin.

TANGERANG – Dinamika Pilkada Kota Tangerang 2018 pelan-pelan mulai terbaca. Kontestasi hajatan lima tahunan ini pun, sudah hampir bisa ditebak dan dipastikan.
Sinyal bahwa Wakil Walikota Tangerang Sachrudin bakal kembali mendampingi Walikota Arief R Wismansyah untuk periode kedua makin terlihat. Dalam berbagai kesempatan yang melibatkan banyak orang, seperti Festival Cisadane dan arak-arakan Piala Adipura Kencana, Arief dan Sachrudin terlihat mesra.

Sinyal kuat pun datang dari Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah, ketika menghadiri peringatan Hari Koperasi Banten di Puspem Kota Tangerang, Rabu (9/8). ”Saya restui kalau mereka (Arief dan Sachrudin-red) kembali berpasangan,” tegas Bupati Serang ini.

Ia mengatakan, partainya sudah melakukan rapat pleno yang diperluas kemudian menyampaikan hasilnya ke DPP. ”Tentang rekomendasinya, nanti kami umumkan,” kata Tatu.

Ia mengatakan, rekomendasi untuk Pilkada Kota Tangerang bisa saja dibarengi dengan pilkada lain di Banten. Yakni, Pilkada Kabupaten Tangerang, Pilkada Kota Serang, dan Pilkada Kabupaten Lebak.

Meski ditanya beberapa kali, Tatu enggan menjawab soal rekomendasi Partai Golkar untuk Pilkada Kota Tangerang. ”Nanti diumumkan,” katanya.

Bagi Tatu, yang pasti, partainya terus membangun komunikasi politik dengan partai lain. ”Prinsipnya, tidak ada masalah untuk kembali berpasangan dan menjadi wakil walikota Tangerang,” ungkapnya.

Informasi yang beredar, ketika merekomendasikan ke DPP Partai Golkar, Sachrudin yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, merupakan bakal calon tunggal untuk Pilkada Kota Tangerang 2018. Namun, untuk posisi mana, partai ini memberi dua opsi. Yakni bisa sebagai bakal calon walikota dan bakal calon wakil walikota Tangerang.

Sementara, Walikota Arief R Wismansyah mengaku dirinya tidak masalah kembali berpasangan dengan Sachrudin. Sebab, ini untuk membangun Kota Tangerang lebih baik lagi. ”Insya Allah, kami akan bergabung kembali. Namun tentunya ada mekanisme yang akan dilakukan. Terutama jalur partai,” ujar Arief.

Sebelumnya, di kesempatan terpisah, Sachrudin pun secara tegas menyatakan hal yang sama. ”Insya Allah gabung lagi. Mohon doanya saja,” katanya.

Diketahui, Arief sudah mendaftar di lima partai. Yakni Partai Demokrat, PPP, Hanura, PKB, dan PAN. Dua partai, yakni Partai Demokrat dan PPP sudah memberi rekomendasinya untuk Arief.

Sedangkan, Sachrudin yang awalnya ingin mendaftar ke semua partai karena sempat terbersit ingin menjadi calon walikota, urung dilakukan. Bahkan, langkah awal Sachrudin yang mengambil formulir pendaftaran di DPC PDIP tak dilanjutkan. Sachrudin tidak mengembalikan formulir di partai ini. Pendaftarannya di PAN pun, ia fokuskan untuk pencalonan wakil walikota. (Wahyu/RBG)