Pilkada Tangsel: PKB Buka Penjaringan Calon Walikota

PKB

TANGERANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tangsel mulai hari ini (2/10), membuka penjaringan Calon Walikota Tangsel. Penjaringan akan berakhir hingga 13 Oktober mendatang.   

Ketua Desk Pilkada PKB Kota Tangsel Muthmainah mengatakan, partainya membuka kesempatan kepada siapa saja yang ingin mendaftarkan diri menjadi calon walikota.

“Kita membuka peluang seluas-luasnya kepada putera-puteri terbaik yang siap memimpin Kota Tangsel,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (1/10).

Dia menambahkan, desk pilkada PKB Kota Tangsel menitikberatkan calon yang memiliki integritas, loyalitas tinggi kepada NKRI sebagai harga mati. Juga harus setia pada Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

Desk pilkada PKB Kota Tangsel menolak keras calon yang menganut paham khilafah dan radikalisme. Pihaknya pun akan selalu berkonsultasi dengan DPW Banten dan DPP di Jakarta sejak mulai proses penjaringan sampai tahapan selesai. “Pendaftaran dibuka selama 12 hari dan dimulai pukul 09.00 WIB sampai malam,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Tangsel Tarmizi mengatakan, penjaringan calon walikota dilakukan dalam menghadapi kontestasi pilkada serentak tahun depan.

“Pembentukan base pilkada ini didasari lantaran saat ini sudah banyak tokoh-tokoh bermunculan ke publik untuk diusung oleh masing-masing partai,” ujarnya.

Tarmizi menambahkan, tidak ada kriteria khusus untuk calon Walikota Tangsel yang dijaring oleh PKB. Partainya hanya lebih menekankan kepada hal-hal normatif dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. PKB mengacu kepada peraturan, harus WNI, pendidikan minimal SMA. “Termasuk harus berkelakuan baik, tidak ada catatan pidana dan lainnya,” pungkasnya. (asp/rbnn)