Pilkades di 207 Desa Digelar Juni

0
1060

PANDEGLANG – Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 207 desa, dipastikan bakal digelar bulan Juni mendatang. Saat ini, Pemkab Pandeglang tengah melakukan persiapan, terkait pelaksanaan tahapan kegiatan tersebut.

Asda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Pemkab Pandeglang Ramadani mengatakan, ada 207 desa yang akan melaksanakan pilkades serentak tahun ini, dengan 1.300 Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

Menurutnya, pelaksanaan pilkades serentak nanti berbeda dengan enam tahun sebelumnya, karena ditengah pandemi Covid-19. Sehingga, terjadi penambahan TPS sebagai upaya mencegah terjadinya kerumunan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 72 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pikades Sesuai Protokol Kesehatan. “Pilkades serentak kali ini penambahan TPS yang disesuaikan dengan DPT (Daftar Pemilih Tetap). Soalnya, sekarang satu TPS itu enggak boleh lebih dari 500 orang, makanya ada penambahan TPS,” katanya, kemarin.

Ramadani mengatakan, Pemkab Pandeglang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,6 miliar untuk belanja logistik pilkades yakni surat suara, bilik suara, dan lainnya.

Selain itu, kata dia, Pemerintahan Desa juga menyediakan alokasi anggaran dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk honor petugas. “Kemungkinan untuk pilkades ini bisa habis sampai Rp3 miliaran lebih lah. Kalau kita hitung satu desa Rp100 juta saja, kan udah besar. Apalagi kalau ada desa yang hak suaranya banyak,” katanya.

Ramadani menegaskan, penambahan TPS di semua desa telah berdampak dengan mekanisme penganggaran. Soalnya, kata dia, selain harus menyediakan honor, pihak desa juga harus melengkapi semua TPS dengan sarana dan prasarana kesehatan. “Anggaran sudah pasti bertambah, karena kan TPS bertambah, terus harus menyediakan fasilitas kesehatan juga. Tetapi untuk thermogun, kita akan dapat hibah dari KPU Kabupaten Pandeglang,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pandeglang Doni Hermawan mengaku, pihaknya masih melakukan pembahasan dan menghitung alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pilkades serentak nanti. “Kami masih menghitung anggaran yang dibutuhkan, karena beban anggaran di setiap desa akan berbeda sesuai dengan jumlah DPT dan setelah dihitung, anggaran yang disiapkan per desanya Rp50 sampai Rp100 juta,” katanya. (dib/zis)