Pilpres 2019: Dua Kubu Deklarasi Dukungan di Banten

Aksi dukungan untuk kubu Prabowo-Sandiaga Uno dilakukan Satgas Padepokan Terumbu Banten di Kasunyatan, Kasemen, Kota Serang.

SERANG – Pilpres 2019 semakin panas menyusul capres dan cawapres telah mendaftar ke KPU RI. Aksi dukungan langsung disampaikan relawan kedua kubu di Banten untuk menyampaikan dukungan masing-masing.

Aksi dukungan pertama dilakukan relawan pendukung pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin di Lapangan Boru, Kecamatan Curug, Kota Serang.

Ribuan relawan Jokowi-Ma’ruf mendeklarasikan Relawan Jawara Dukung Jokowi (Wardjo). Peserta deklarasi yang terdiri atas jawara, umara, dan ulama kompak menyambut keputusan Jokowi menggandeng KH Ma’ruf Amin yang berasal dari Banten. Pendukung Jokowi-Ma’ruf itu mengenakan seragam kaus hitam bertuliskan Wardjo.

Setelah sejumlah peguron pencak silat menampilkan atraksinya, rangkaian acara deklarasi pun dimulai. Seluruh pimpinan peguron pencak silat dari unsur jawara dan para umara dan ulama tampil bersama dengan duduk bersila di atas panggung. Selanjutnya, mereka secara bergantian menggelar orasi.

Tokoh-tokoh ulama dan ribuan jawara dari berbagai padepokan memadati lapangan Boru, Curug, Kota Serang, pada deklarasi dukungan untuk Joko Widodo sebagai Presiden, Jumat (10/8).

Tokoh masyarakat Banten yang juga salah seorang pendiri Provinsi Banten Embay Mulya Syarief mengatakan, dipilihnya KH Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden (cawapres) sebagai pendamping Jokowi harus disyukuri. Itu menjadi momentum salah satu putra daerah Banten menjadi pemimpin negeri. “Jadi menteri geh hese (jadi menteri saja susah-red), pengalaman di Krakatau Steel, jadi direksi geh hese (jadi direksi saja susah-red). Kita semua masyarakat Banten patut bersyukur. Kalau tak memilih Jokowi-Ma’ruf jangan mengaku orang Banten,” kata Embay.

Ia memastikan, komitmen dukungan yang diberikan akan terus konsisten. Dalam sejarahnya, orang Banten adalah orang-orang yang setia pada negara. “Jasa masyarakat Banten tercatat di sejarah. Tidak ada keraton yang rata dengan tanah kecuali di Banten. Itu karena Sultan Banten tidak mau kompromi dengan penjajah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Aliansi Peguron Pencak Silat Banten Indonesia (APPSBI) Asep Rahmatullah mengatakan, penujukan KH Ma’ruf Amin sebagai cawapres Jokowi adalah sebuah kegembiraan. Selain putra daerah, KH Ma’ruf Amin adalah bagian dari keluarga besar Syekh Nawawi Albantani. “Ini menjadi harapan masyarakat Banten. Inilah momentum kita sebagai masyarakat Banten bagaimana mendukung dan menempatkan Ma’ruf Amin menjadi wakil presiden,” tuturnya.

Ketua DPD PDIP Provinsi Banten itu meyakini, KH Ma’ruf Amin pada akhirnya akan menjadi wakil presiden. “Adabnya masyarakat Banten adalah orang yang paling manut kepada ulama. Apalagi, KH Ma’ruf Amin ditunjuk menjadi wakil presiden. Insya Allah, Banten akan full mendukung. (Perolehan suara) sampai 90 persen. Kekuatan dari peguron yang ada di Provinsi Banten akan dikerahkan semua,” ungkapnya.

Sekretaris Jenderal Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH) Banten Buang Jamil mengaku, dukungan yang diberikan para jawara di Banten kepada Jokowi-Ma’ruf bukan tanpa sebab. Jokowi dinilainya telah berhasil memimpin Indonesia selama masa kepemimpinannya. “Lihat keberhasilannya. Dari infrastruktur membangun tol laut hingga darat. Blok Mahakam (kilang minyak-red) yang dikuasai Jepang, alhamdulillah, atas kepedulian Jokowi bisa diambil alih. Blok Rokan Cepu dikuasai Chevron dengan kepedulian Jokowi juga bisa diambil alih. Itu pun sudah dikelola Pertamina juga. PT Freeport sudah 40 tahun negara hanya meraup sembilan persen keuntungan. Tapi, atas kegigihan Jokowi, Freeport 51 persen sahamnya sudah dikuasai untuk bangsa ini,” ujarnya.

Setelah bergiliran berorasi, mereka pun secara bersamaan membacakan naskah deklarasi. Ada empat poin penting dalam deklarasi tersebut, yaitu pertama pernyataan siap mendukung dan memenangkan Jokowi-Ma’ruf. Kedua, siap menjadi garda terdepan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya tahapan Pilpres 2019. Ketiga, menolak dengan tegas upaya memecah belah masyarakat dengan mengatasnamakan umat Islam demi kepentingan politik. Keempat, siap mengawal Pilpres 2019 sebagai pesta demokrasi yang berlangsung secara jujur dan adil, demokrasi aman dan damai.

Terpisah, aksi dukungan untuk kubu Prabowo-Sandiaga Uno dilakukan Satgas Padepokan Terumbu Banten di Kasunyatan, Kasemen, Kota Serang. Mereka melakukan deklarasi #2019gantipresiden.

Pembina Satgas Padepokan Terumbu Banten Rizki Kurniawan mengatakan, deklarasi dilakukan oleh masyarakat Banten yang menginginkan 2019 ganti presiden. “Kami datang di acara ini tidak ada paksaan atau pun bayaran sama sekali, murni keinginan hati nurani,” kata Rizki.

Senada dengan itu, Dewan Pembina Satgas Terumbu Banten H Dedi mengatakan, warga negara Indonesia bebas berdaulat dan memilih itu hak rakyat, jangan sampai negara ini terpecah belah oleh permasalahan politik.

“Jangan saling mengusik, kita sudah mempunyai pilihan masing-masing. Kalau saya meyakini ke depan Prabowo yang akan memimpin negeri ini,” kata H Dedi.

Suara Parpol Pendukung

Selain dukungan yang diberikan masing-masing relawan, tokoh parpol di Provinsi Banten ikut angkat suara terkait dukungan capres-cawapres.

Sekretaris DPD PDIP Banten Ananta Wahana menyambut baik keputusan Jokowi memilih KH Ma’ruf Amin. “Kalau persiapan sejak awal kita telah mempersiapkan pemenangan. PDI Perjuangan ingin membalikkan posisi Pilpres 2014. Maksudnya, 2019 Jokowi-Ma’ruf harus menang di Banten,” ungkapnya.

“Dengan dideklarasikan hari ini dan telah mendaftar ke KPU maka tingkat daerah dan cabang akan bergerak cepat. Kami akan segera koordinasi dengan partai koalisi Indonesia Kerja di tingkat provinsi,” tambah Ananta.

Senada dengan itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Banten Bahrul Ulum mengatakan, sebagai pimpinan partai di daerah, tentu akan fatsun apa yang telah menjadi keputusan DPP Partai Golkar. “Partai Golkar dari awal telah memutuskan mendukung pemerintahan Jokowi-JK sampai dengan tahun 2019 dan mencalonkan kembali Jokowi pada Pilpres 2019,” katanya.

Terkait KH Ma’ruf Amin yang menjadi cawapres Jokowi, Ulum mengaku, sebagai warga Banten tentu menjadi sebuah penghargaan dan patut bersyukur. “Dan, ini menjadi poin penting untuk progres pemenangan pasangan calon. Apa pun langkah yang akan dilakukan, tentu Partai Golkar di daerah akan menunggu langkah dan strategi yang akan ditetapkan oleh DPP Partai Golkar,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPW PSI Provinsi Banten Budi Hartono mengaku kaget atas pilihan cawapres Jokowi. “Sebetulnya kami kaget dengan keputusan yang ada bahwa cawapres yang berinisial M ternyata KH Ma’ruf Amin. Yang memang awalnya kita berpendapat M tersebut adalah Mahfud MD, kenapa demikian karena PSI juga pernah menyampaikan polling dan ada nama Mahfud MD di dalamnya. Tapi, apa pun keputusanya itu adalah tentunya keputusan yang paling baik yang diambil oleh Pak Jokowi dalam memilih wakilnya, ditambah lagi dengan KH Ma’ruf Amin adalah putra Banten juga yang tentunya punya pengalaman baik dalam bidang politik dan seorang ulama yang tentunya punya segudang pengalaman untuk membawa Indonesia lebih baik lagi ke depan,” akunya.

Sekjen Partai NasDem Banten Aries Halawani mengaku, kader NasDem di Banten siap memenangkan Jokowi-Ma’ruf. “Masa kampanye tinggal menghitung hari mulai 23 September baru kampanye sesuai aturan KPU. Saat ini kami segera susun strategi dan melakukan koordinasi dengan parpol koalisi Jokowi-Ma’ruf di Banten,” katanya. “Kami optimis duet Jokowi-Ma’ruf bisa menang di Banten dan nasional,” tambah Aries.

Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banten Ahmad Fauzi mengatakan, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin merupakan pasangan komplementer antara nasional dan religus. Teknokrat dan ulama yang concern pada ekonomi syariah. “Beliau (Ma’ruf Amin-red) akan membawa arus baru ekonomi. Ekonomi yang bertitik tekan pada pemerataan. Saya optimis ini akan mendapat dukungan,” ujarnya.

Dalam prosesnya, PKB dan Nahdlatul Ulama melalui penyatuan visi. Optimistis berpengaruh pada mesin politik PKB, NU, dan Banom akan bekerja keras. Menurutnya, sosok Ma’ruf Amin sosok yang mudah dibawa di kalangan santri. Begitu juga dengan Jokowi. “Keduanya (Jokowi-Ma’ruf Amin-red) bisa diterima semua kalangan,” terangnya.

Kaitan konsolidasi partai koalisi pendukung. Fauzi mengaku, dalam waktu dekat pihaknya akan terlebih dahulu mengumpulkan struktur di internal PKB. Termasuk, di dalamnya mewadahi nonstruktural yang dikanalisasi melalui JOIN Banten. “Kita bisa bersinergi (struktur parpol dan relawan-red). Parpol koalisasi tingkat daerah kita menunggu arahan DPP,” katanya.

Ia mengaku, tidak akan mengalami kendala komunikasi dengan parpol koalisi di tingkatan daerah. Tingkat keakraban dengan partai pendukung relatif sudah berjalan. Melalui koalisi pilkada. “Dalam waktu dekat ini juga saya akan ketemu Golkar,” terangnya.

Ketua DPW PPP Banten Agus Setiawan optimistis, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin bisa memenangkan Pilpres 2019. Kehadiran sosok Ma’ruf Amin sebagai cawapres dianggap sebagai penggenap kemenangan. “Tanpa mendahului Allah. Kami yakin sudah menang,” katanya.

Sosok kiai kharismatik yang menjadi pendamping Jokowi. Jawaban atas sang petahana yang selama ini sering diserang terkait agama. Kondisi saat ini malah sebaliknya, Jokowi mampu dan dekat dengan Islam. Ma’ruf Amin merupakan keturunan Syekh Nawawi Albantani merupakan jaminan mutu. “Tentu ini tidak ada lagi celah,” terangnya.

“Di Banten tentu menang telak. Beliau putra terbaik Banten. Masyarakat Banten berharap banyak. Matahari terbit muncul dari Banten,” terangnya.

Senada dikatakan Fauzi, Agus mengaku konsolidasi parpol koalisi akan dilakukan setelah tingkat DPP selesai. Namun, secara kepartaian PPP akan menerapkan sistem kampanye yang masif. Tidak hanya masuk dikalangan santri, tapi juga pemilih milenial.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Banten Eko Susilo mengaku, menjadi salah satu DPD yang mendorong dan mengusulkan agar DPP  tetap berada di koalisi partai pengusung Prabowo-Sandi. Dan akhirnya kemarin siang berdasarkan hasil keputusan rapat majelis tinggi bisa terealisasi. “Alhamdulillah, tadi siang (kemarin-red) sudah terealisasi koalisi,” katanya.

Ia menjelaskan, beberapa alasan gabung koalisi Prabowo yang digalang Gerindra, PKS, dan PAN dimulai dari kondisi saat ini. Kata dia, apa yang saat ini dialami oleh pemerintahan Jokowi bisa segera diatasi seperti ketidakpastian hukum, ekonomi, dan sosial politik. “Kepemimpinan Prabowo kita harapkan lebih jelas dan prorakyat,” terangnya.

Kata dia, cawapres yang sudah ditetapkan membawa angin segar terutama untuk generasi milenial. Sandi memiliki latar belakang pengusaha sukses. Ini menjadi harapan untuk memberikan solusi terhadap persoalan ekonomi. “Selain ekonomi, tentunya beliau juga santri dan sangat religius,” katanya.

Disinggung peluang, pria yang akrab disapa Eko mengatakan, kendati yang dilawan ada petahana, menguasai sistem pemerintahan ditambah didukung oleh sembilan parpol. Itu semua bisa terpatahkan. “Dengan kesatuan dan persatuan masyarakat yang ingin perubahan, kami yakin bisa memenangkan Prabowo-Sandi (PAS-red). PAS untuk Indonesia,” katanya.

“Dalam waktu dekat, kita akan melakukan kondolidasi. Kita optimis pasangan PAS akan meraih suara lebih besar dari JM (Jokowi-Ma’ruf Amin-red),” sambung Eko. (Deni S-Fauzan D/RBG)