Pimpinan Partai Berpeluang Isi Pimpinan DPRD Kota Serang

Gedung DPRD Kota Serang

SERANG – Sebanyak 45 anggota DPRD Kota Serang akan dilantik pada 3 September mendatang. Dari hasil Pemilu 2019, pimpinan Dewan di Ibukota Banten ini bakal diisi oleh ketua-ketua partai di tingkat Kota Serang.

Dari empat pimpinan lama, hanya nama Budi Rustandi (Gerindra) yang masih tetap bertahan sebagai pimpinan DPRD Kota Serang. Ketua DPC Gerindra Kota Serang ini digadang-gadang menjadi calon terkuat Ketua DPRD Kota Serang lantaran Gerindra menjadi pemenang Pemilu 2019 di Kota Serang.

Gerindra meraih tujuh kursi dengan total suara 61.125 suara. Partai besutan Prabowo Subianto ini mengungguli Golkar yang sama-sama mendapat tujuh kursi, namun kalah karena hanya mendulang 52.252 suara.

Budi yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Serang pada Pemilu 2019 juga menjadi caleg yang memeroleh suara terbanyak secara individu. Maju pada daerah pemilihan Kasemen, Budi mendulang sebanyak 7.983 suara.

Tiga kursi wakil dewan menjadi milik Partai Golkar sebagai runner up. Kemudian NasDem yang meraih enam kursi dan PKS dengan raihan lima kursinya. NasDem dan PKS mengalahkan PDIP dan Demokrat yang sebelumnya mendapat jatah wakil pimpinan.

Informasi yang dihimpun Radar Banten, nama Ratu Ria Maryana digadang-gadang sebagai calon wakil ketua DPRD Kota Serang dari Partai Golkar. Apalagi, adik dari mantan Walikota Serang Tb Haerul Jaman ini menduduki posisi sebagai Ketua DPD Golkar Kota Serang.

Dari Partai NasDem, ada nama Roni Alfanto. Selain sebagai caleg petahana yang kembali terpilih, ia menjabat sebagai Ketua DPD NasDem Kota Serang. Sedangkan PKS, ada nama Hasan Basri yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD PKS Kota Serang.

Meski sudah digadang-gadang menjadi pimpinan dewan, mereka masih menunggu proses di internal partai mulai dari provinsi dan pusat. “Masih proses. Kan ada penjaringan, fit and propper test dulu, tidak asal tunjuk,” kata Ketua DPC Gerindra Budi Rustandi saat dikonfirmasi Radar Banten, kemarin.

Terlebih penentuan sebagai pimpinan dewan, kata Budi, ada tahapan mekanisme. “Ada proses pengajuan dari DPC ke DPD. Kemudian di DPD disaring lebih dahulu sebelum diusulkan ke DPP,” cetusnya.

Menyikapi namanya sebagai kandidat kuat, Budi mengatakan, tidak mau mendahului takdir. “Saya hanya fokus berikhtiar membesarkan partai. Apalagi, Ketua DPD (Gerindra Banten-red) Pak Haji Desmond selalu menyampaikan kepada kita untuk fokus membesarkan partai dan memperjuangkan rakyat sebagaimana visi Gerindra,” katanya. 

Hal yang sama disampaikan Ketua DPD Partai NasDem Kota Serang Roni Alfanto. Ia juga tidak mau mendahulu keputusan partainya. “Masih menunggu surat dari pusat. Enggak lama paling satu dua hari ini. Yang jelas sebelum pelantikan,” katanya.

Keputusan pimpinan dewan, lanjutnya, juga bersamaan dengan keputusan perangkat fraksi di dewan. “Yang menilai kan wilayah (DPW Provinsi-red) lalu mereka merekom ke DPP,” ujar Roni.

Menurutnya, dari hasil proses yang dilakukan partai, ada kriteria bagi para calon pimpinan. Mereka harus memahami tugas pokok dan fungsi kedewanan. “Yang pasti juga mampu memperjuangkan aspirasi rakyat yang sejalan dengan visi partai,” cetusnya. (ken/alt/ags)