Pintu Rumah Digedor, Diancam Dibunuh, Kades Lapor Polisi

0
108

SERANG – Sekira empat orang pemuda mendatangi kediaman Kepala Desa Sukamaju, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Badriyah, Jumat (31/8) dini hari. Keempat pemuda itu nekat menggedor pintu rumah dan mengancam akan membunuh Badriyah.

Informasi diperoleh, peristiwa itu terjadi sekira pukul 02.00 WIB. Sekelompok pemuda mendatangi kediaman Badriyah di Kampung Warung Selikur, Desa Sukamaju. Salah seorang pemuda berinisial IW langsung menggedor kediaman korban. “Ada empat orang. Teriak maki-maki dan mengancam membunuh saya,” kata Badriyah saat dihubungi Radar Banten, Senin (3/9).

Teriakan IW membuat Badriyah dan penghuni rumah terbangun. Setelah beberapa saat, Badriyah keluar dari kamar dan memutuskan membuka kunci pintu rumah. “Alasannya tidak tahu (marah-red). Katanya, adiknya dipecat dari perusahaan. Dalam kondisi mabuk,” kata Badriyah.

Setelah kunci pintu dibuka, IW memaksa masuk dan mencoba menyerang korban. Beruntung, suami korban berhasil meredam emosi IW. Suami korban juga meminta penjelasan kepada IW alasan mencaci dan berniat membunuh istrinya. “Kemungkinan ada orang di belakangnya dari lawan politik,” kata Badriyah.

Hampir dua jam bersitegang, orangtua IW mendatangi kediaman korban dan melerai keributan tersebut. IW bersama tiga orang rekannya kemudian meninggalkan rumah korban. “Saya sudah kasih waktu 1 x 24 jam, tidak ada yang datang dari pihak mereka,” kata Badriyah.

Lantaran tidak juga ada niat baik dari terlapor, Badriyah melaporkan peristiwa itu ke Mapolres Serang, Sabtu (1/9). “Belum dapat (informasi penangangan kasus-red). Saya harap bisa diproses supaya bisa terungkap (dalang-red),” ucap Badriyah.

Sementara itu, Kapolres Serang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Indra Gunawan mengaku laporan korban terkait perbuatan tidak menyenangkan sedang ditangani penyidik. “Saat ini sedang dalam penanganan,” singkat Indra. (Merwanda/RBG)