SERANG – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Penataan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima (PKL) DPRD Kota Serang Aan Nurhandiyat memantau keberadaan PKL di Pasar Induk Rau (PIR).

“Bisa dilihat kondisi PKL di Pasar Induk Rau sangat semerawut dan butuh penataan. Raperda ini memberikan solusi penataan. PKL jangandigusur tapi ditata,” ungkapnya, Jumat (20/6/2014).

Aan menjelaskan, persoalan relokasi tempat berjualan PKL akan disesuaikan dengan Raperda yang saat ini sedang dibahas.

“Terkait relokasinya itu yang akan dipikirkan, setelah raperda ni rampung. Sesuai permendagri PKL tidak boleh ada tempat permanen. Penjelasannya nanti ada di Peraturan Walikota,” terang politisi Partai Demokrat ini.

Terkait dengan solusi yang akan diberikan, Aan mengungkapkan, akan merekomendasikan untuk zonanisasi yang pelaksananaannya bisa diatur oleh Dinas Tata Kota.

“Ini semua lagi kita dikaji dan diinventarisir. Kalau tidak dikendalikan di mana-mana ada PKL. Ke depan PKL harus punya tanda daftar usaha, masih dibahas apakah dibuatnya di kecamatan atau Disperindagkop,” ungkapnya. (Fauzan Dardiri)