Plafon Gedung DPMPTSP Ambruk

SERANG – Lama tak direnovasi, plafon ruang pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang ambruk, Kamis (23/1) sore. Dua staf mengalami luka ringan akibat tertimpa reruntuhan dan ditangani pihak rumah sakit.

Informasi yang dihimpun, plafon pelayanan DPMPTSP ambruk pukul 15.30 WIB saat pelayanan perizinan berlangsung. Sontak pegawai berhamburan meninggalkan ruangan yang sebelumnya merupakan ruang paripurna DPRD Kota Serang. Selain plafon, bahan material lainnya ikut berjatuhan. Dua staf tertimpa dan mengalami luka ringan di bagian kepala.

Mengetahui kejadian tersebut, Walikota Serang Syafrudin bersama rombongan langsung meninjau lokasi kejadian. Tampak hadir Kepala DPMPTSP Kota Serang Achmad Mujimi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Hari Pamungkas dan jajaran pegawai lainnya.

Salah satu petugas keamanan DPMPTSP Kota Serang Sholeh mengatakan kejadian berlangsung singkat. Saat kejadian dirinya berada di pos, langsung menuju ruangan ketika melihat pegawai dan staf berhamburan.      “Kejadian pukul 15.30 WIB. Saya sedang di pos. Tiba-tiba ramai. Saya langsung melihat ke dalam, ternyata plafon ambruk,” ujarnya.

Kata dia, kejadian tersebut mengakibatkan dua staf yang sedang duduk di kursi pelayanan tertimpa material di bagian kepala dan badan. Keduanya dibawa ke rumah sakit. 

“Ada dua. Tadi langsung dibawa ke rumah sakit,” terangnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kota Serang Achmad Mujimi mengaku saat kejadian dirinya berada di DPRD Kota Serang. Ia pun langsung bergegas ke kantor setelah tahu ada kejadian. “Pukul 16.00 WIB saya mendapatkan informasi, biasanya kami tetap melakukan pelayanan,” terangnya

Kata dia, penyebab utama ambruknya plafon lantaran belum pernah direhab sejak diisi Pemkot Serang. “Penyebab utama lapuk. Walaupun belum pernah tersentuh rehab, hampir lima tahun DPMPTSP mengisi di sini,” terangnya.

Dalam kunjungannya, Walikota Serang Syafrudin mengatakan, dalam waktu dekat akan segera melakukan rehab di bagian atas. Terkait pelayanan, sementara dipindahkan ke gedung bjb Syariah di Jalan Ahmad Yani, Ciceri, Kota Serang.

“Pinjam pakai dulu karena tidak mungkin kami melakukan pelayanan,” terangnya.

“Agar pelayanan DPMPTSP berjalan lancar, gedung ini harus diperbaiki,” sambung Syafrudin.

Selain itu, Syafrudin menjelaskan, kondisi gedung sudah cukup tua. Waktu masih Kabupaten Serang dikenal dengan Gedung Kawunganten, kemudian ditempati DPRD Kota Serang, hingga DPMPTSP.

“Sekarang gedung ini memang sudah tua, sebelumnya di bagian belakang sudah ambruk kemudian diperbaiki,” terangnya.

Sebelumnya, kata Syafrudin, pihaknya telah membuat detail engineering design (DED) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk membangun gedung, tetapi terkendala anggaran.

“Kita sudah buat DED, tapi APBD belum cukup. Paling kita lakukan rehab bagian atas. Saya nanti koordinasi dengan PUPR,” katanya. (fdr/alt/ira)