PLN Banten Siapkan Rp153 Miliar untuk Kompensasi 3,2 Juta Pelanggan

Ilustrasi pekerja PLN sedang memasang instalasi listrik. (DOK. JAWA POS)

KOTA TANGERANG – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten menyiapkan dana kompensasi Rp153 miliar untuk pelanggan atas insiden padamnya listrik yang terjadi pada Minggu (4/8) lalu.

General Manajer PLN UID Banten Doddy B Pangaribuan mengatakan, nilai kompensasi tersebut untuk 3,2 juta pelanggan se-Banten. Kompensasi tersebut diberikan sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) nomor 27 tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya Yang Terkait Dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN. Dalam Permen tersebut diatur pelanggan berhak mendapat kompensasi jika mengalami pemadaman selama lima hingga tujuh jam.

“Kompensasi diberikan untuk dua golongan pelanggan, pertama pelanggan bersubsidi dengan perhitungan kompensasinya 20 persen dikali rekening minimum selama 40 jam menyala. Untuk  konsumen yang nonsubsidi kompensasinya sebesar 35 persen,” ungkapnya saat menggelar konferensi pers di Ruang Rapat Tirtayasa, Kantor PLN UID Banten, Cikokol, Kota Tangerang, Rabu (7/8).

Doddy menjelaskan, untuk pembayaran kompensasinya, akan dilakukan pada awal September mendatang. Untuk pascabayar akan dikurangi dari tagihan yang terbit awal September. Sedangkan untuk pra bayar atau token nanti akan ada dua struk yang terbit, pertama token yang dibeli dan token bonusnya.

Perlu diketahui, untuk pasokan listrik di wilayah PLN UID Banten sudah pulih sejak Senin (5/8) sekira pukul 22.00 WIB.  PLN UID Banten juga akan menambah satu unit pembangkit di Bojonegara, Kabupaten Serang untuk menambah ketersediaan listrik. ”Tahun ini rencanaya akan ditambah 1.000 megawatt, demikian juga di tahun 2020,” tutupnya. (one-gun/adm/sub)