PLN Tanggung Biaya Perbaikan Elektronik Rusak di Kelurahan Trondol

Dampak Kerusakan Trafo

0
967 views
PERBAIKAN GRATIS: Teknisi memperbaiki puluhan televisi milik warga yang rusak akibat keteledoran pihak PLN di Kompleks Kesawon Baru, Kelurahan Trondol, Kecamatan Serang, Kamis (2/3). Pihak PLN mengganti rugi semua kerusakan barang elektronik dengan menggratiskan ongkos perbaikan. FOTO: QODRAT/RADAR BANTEN

SERANG – Warga di Kompleks Kesawon Baru, Kelurahan Trondol, Kecamatan Serang, yang peralatan elektroniknya rusak akibat kesalahan pemasangan trafo oleh PLN, harus bersabar. Ini lantaran, hingga kemarin kerusakan barang-barang elektronik mereka belum mendapat perbaikan.

Salah seorang warga Kompleks Kesawon Baru, RT 03 RW 03, Kelurahan Trondol, Kecamatan Serang, Haerudin mengatakan, barang elektronik miliknya yang mengalami kerusakan yaitu televisi, jet pump, lampu, dan kipas angin. “Tinggal kipas angin sampai sekarang belum diantar. Janjinya sih tadi (kemarin-red) jam 9 pagi,” ujar Haerudin kepada Radar Banten saat ditemui di kediamannya, Kamis (2/3).

Ia menjelaskan, beberapa waktu setelah kejadian, pihak PLN langsung melakukan pendataan barang-barang elektronik yang mengalami kerusakan, termasuk miliknya. Pendataan dilakukan berdasarkan jenis-jenis elektronik yang mengalami kerusakan. “Masing-masing petugas yang mengambil dan mengembalikan barang milik saya. Orangnya beda-beda. Saya sih inginnya cepat selesai,” kata pria yang menggunakan pakaian hitam ini.

Warga lain, Enas yang mengaku mengalami kerusakan pada televisinya mengatakan, masih banyak televisi warga lain yang belum diperbaiki. “Di rumah saya mah, televisi doang. Pas lagi nonton kemarin, tiba-tiba berasap. Alhamdulillah sekarang sudah dibereskan,” katanya.

Pelaksana Lapangan PLN Takdir Transyah Jaya mengakui, saat ini pihaknya sedang memperbaiki peralatan elektronik milik masyarakat yang disebabkan kesalahan pada pemasangan trafo di gardu. “Ada beberapa yang sudah diperbaiki dan diserahkan kembali kepada warga,” katanya.

Takdir mengaku sebelumnya pernah mengalami hal sama, tetapi jumlah kerusakan tidak seperti ini. Berdasarkan hasil pendataan pasca kejadian, peralatan elektronik yang paling banyak ditemukan rusak yaitu televisi, jumlahnya mencapai sekira 35 unit dari sekira 45 rumah. “Semua sedang proses perbaikan. Satu dua hari ke depan bisa selesai,” ujarnya.

Sebelumnya, Humas PLN Area Banten Utara Kosmas Pujo L mengakui, kerusakan alat elektronik milik warga disebabkan human error pada trafo. Pergantian trafo dilakukan karena sebelumnya terjadi kebocoran pada trafo dan isolatornya mengalami keretakan. “Ini kesalahan pada petugas kami saat pergantian trafo di gardu sini. Tapi langsung kita normalisasi aliran listriknya,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk melakukan pendataan peralatan elektronik pelanggan yang mengalami kerusakan, pihaknya menurunkan 20 petugas. Setelah melakukan pendataan, PLN memastikan akan melakukan perbaikan pada alat-alat elektronik warga. “Semaksimal mungkin kami bantu, minimal membantu perbaikan dengan mendatangkan teknisi,” katanya. (Fauzan D/Radar Banten)