Plt Wali Kota Cilegon Banyak Terima Laporan Petugas Kesehatan Tidak Ramah

0
83

CILEGON – Plt Wali Kota Cilegon Edi Ariadi meminta kepentingan kesehatan masyarakat dinomorsatukan. Ia mengaku kerap mendapat laporan dari warga Kota Cilegon tentang sulitnya mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibenturkan dengan biaya administrasi.

Bukan hanya tentang biaya yang membengkak, Edi juga menyinggung masih banyaknya aduan masyarakat yang menyorot ketidakramahan petugas rumah sakit maupun puskesmas.

“Kalau ada pasien yang datang jangan dicemberutin, seharusnya beri senyum. Kalau ada pasien yang darurat cepat ditangani, jangan ditanya ‘mana keluarganya yang bisa bertanggungjawab’. ‘Ini harus dioperasi biayanya segini, sanggup enggak?’. Jangan seperti itu,” ujar Edi tegas, Selasa (3/10).

Saat sambutan di acara peresmian gedung rawat jalan RSUD Kota Cilegon itu, Edi mengimbau agar pelayanan RSUD Cilegon kepada masyarakat dapat ditingkatkan. “Pemkot Cilegon dalam kurun waktu 16 tahun telah menginvestasikan sekira Rp 200 miliar. Maka itu kapasitas kesehatan publik harus ditingkatkan, jangan sampai kalah dengan RSUD Serang dan daerah lainnya,” katanya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon Zainoel Arifin menyangkal jika ucapan Plt Wali Kota Cilegon itu menyinggung RSUD Cilegon.

Ia berkilah ungkapan itu sedang membahas persoalan serupa yang sedang ramai terjadi di rumah sakit di luar Banten. “Pak Plt hanya mencontohkan keluhan masyarakat, agar jangan sampai terjadi di Cilegon,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)