Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi secara simbolis menyerahkan DPA ke kepala OPD di lingkungan Pemkot Cilegon saat apel pagi, Rabu (2/1). Foto: Fauzan

CILEGON – Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi mengingatkan organisasi perangkat daerah (OPD) tidak melakukan lelang pada masa injury time. Ini dilakukan agar proses pengerjaannya tidak dikejar-kejar waktu dan menyisakan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa).

Penegasan itu disampaikan Edi aat memimpin apel Awal Tahun 2019 dan penyerahan secara simbolis DPA Tahun Anggaran 2019 di Halaman Kantor Walikota Cilegon, Rabu (2/1) pagi.

Kata Edi dalam sambutannya capaian kinerja tahun 2018 harus menjadi motivasi. “Jangan lengah, ajeu kendor. Mulai lah kegiatan-kegiatan strategis,” ujarnya.

Ia menegaskan, dalam realisasi APBD tahun sebelumnya memiliki banyak silpa karena disebabkan banyakpengadaan lahan belum terealisasi seperti yang terjadi di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). “Banyak silpa termasuk pengadaan lahan khususnya di Dinas Pekerjaan Umum. Itu disebabkan oleh lelang di injury time. Mudah-mudahan bisa diubah,” katanya.

APBD Kota Cilegon 2019 sebesar Rp1,83 triliun. Jumlah tersebut berdasarkan, dana perimbangan Rp912 miliar dan pendapatan asli daerah (PAD) Rp701 miliar. Pendapatan lain-lain Rp220 miliar, terdiri dari hibah Rp38,21 miliar, bagi hasil pajak Provinsi Banten Rp148,7 miliar dan dana insentif daerah Rp33 miliar. (fauzan)