Plt Walikota Edi Ariadi (kanan) pada acara Pra-Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) di Aula Setda Pemkot Cilegon, Jumat (8/2).

CILEGON – Berkaitan dengan Hari Pers Nasional (HPN), Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi berharap kepada pers agar dapat menangkal penyebaran berita bohong alias hoaks yang beredar melalui media sosial.

Menurut Edi, pers memiliki peranan penting melakukan hal itu. Dengan kode etik serta disiplin ilmu jurnalistik, pers bisa meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.

“Hoaks itu berbahaya bagi keutuhan negara, juga mengganggu kondusivitas lingkungan. Sekarang, orang gampang menyebarkan informasi lewat kecanggihan teknologi,” ujar Edi di ruang kerjanya, Jumat (8/2).

Hoaks, menurutnya, bisa mengancam jalannya demokrasi di Indonesia. Karena itu, sebagai salah satu pilar demokrasi, pers memiliki tanggung jawab moral untuk bisa membentengi penyebaran informasi bohong dengan produk jurnalistik yang telah melalui proses verifikasi. (Bayu M/Aas)