SERANG – Provinsi Banten masih dianggap potensial untuk berinvestasi oleh para pemodal asing. Hal ini didukung oleh Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dengan pelayanan satu tempat untuk penanam modal asing (PMA).

“Perizinan yang mudah disertai pelayanan yang baik diyakini akan terus menarik investor asing,” kata Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT) Provinsi Banten Ranta Suharta dalam rilis didampingi perwakilan Bank Indonesia di Kantor BKPMPT, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Rabu (25/2/2015).

Ranta mengungkapkan, ranking investasi penanaman modal asing di Banten berada pada posisi ke-4 dengan capaian investasi sebesar 2.034,6 USD dengan jumlah proyek 966 proyek. Sementara itu, posisi Banten pada level nasional Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) menduduki posisi ke-6 dengan capaian investasi sebesar Rp8.081 miliiar dengan total 131 proyek.

Capaian ini berdasarkan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) yang dirilis tentang realisasi PMA dan PMDN tahun 2014. Realisasi investasi PMA selama 2014 mencapai Rp25,4 triliun dan total capaian investasi mencapai Rp33,5 triliun. Artinya, PMDN hanya menyumbang Rp8,1 triliun. Diketahui, pada priode triwulan IV (Oktober-Desember) tahun 2014 capaian realisasi investasi untuk PMA mencapai Rp6,4 triliun dan PMDN mencapai Rp1,5 triliun. (Wahyudin)