PNM Ajari Emak-emak Cerdas Menggunakan Uang

Kepala Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) PT. PNM (Persero) Rizky Wisnoentoro saat memberi sambutan.

SERANG – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau yang lebih dikenal dengan PNM melalui Unit Usaha Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), melatih 200 emak-emak di Regional Pandeglang, Senin (22/6). Mereka adalah nasabah perusahaan pelat merah di bawah naungan BUMN itu untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan praktis sekaligus motivasi berwirausaha kepada pelaku usaha di kalangan ibu-ibu prasejahtera.

Kepala Region Manager PNM Mekaar Pandeglang Arlin Dian Eka Putri dalam sambutannya mengungkapkan pelatihan kecerdasan dasar keuangan menggunakan medsos online WhatsApp dari rumah masing-masing nasabah itu untuk membekali emak-emak nasabah Mekaar. “Itu penting agar mereka tetap bertahan dengan menerapkan kebijakan uang ketat di rumah tangga masing-masing dalam menghadapi kondisi saat ini sebab dampak Covid-19 masih terasa. Hal ini guna menjaga daya tahan ekonomi masyarakat pada umumnya dan kesejahteraan keluarga nasabah pada khususnya,” tegasnya.

Arlin berpesan kepada kelompok ibu-ibu Mekaar agar serius mengikuti pelatihan yang diselenggarakan PNM dan mempraktikan ilmu yang didapat. “Kita tidak sembarangan melakukan pelatihan nantinya percuma kalau kita adakan pelatihan tapi tidak ditindaklanjuti oleh mereka,”ujarnya

Di tempat yang sama Kepala Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) PT. PNM (Persero), Rizky Wisnoentoro, mengatakan hadirnya PNM yang mendapat amanah dari negara untuk memberikan jasa pembiayaan dan permodalan telah menjalankannya dengan baik. Selain memberikan modal finansial dalam bentuk pembiayaan, PNM juga memberikan modal intelektual dengan berbagai macam bentuk pelatihan. Di samping itu PNM juga memberikan modal sosial yang diberikan bersamaan dengan pemberian modal intelektual. “Pelatihan secara online ini sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab PNM terhadap para nasabahnya di tengah wabah Covid-19 yang menjangkiti seluruh belahan dunia.”, ungkap doktor lulusan dari Malaysia itu.

Mantan Staf Ahli Dirut PNM itu juga mengajak kepada nasabah dan insan PNM untuk tetap semnagat, terus berkreasi dan berinovasi dalam segala hal agar bisa bertahan di masa pandemi maupun di saat new normal.”Yakin bisa pasti bisa”, tegasnya.

Di tempat yang sama, PIC Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) PNM Cabang Tangerang Muslim yang mengutip dari sambutan Kadiv PKU mengungkapkan bahwa yang membedakan PNM dengan lembaga keuangan lainnya adalah dengan adanya Pengembangan Kapasitas Usaha. Program ini di antaranya Pelatihan yang dilakukan kepada Kelompok Mekaar di Wilayah Tangerang 7.

“Jadi PNM selain memeberikan modal finansial juga memberikan modal intelektual dan modal sosial. Pemberian modal intlektual diberikan dalam bentuk pelatihan maupun motivasi usaha. Biasanya pelatihan sekaligus sebagai ajang pemberian modal sosial, yakni nasabah disarankan agar tukar pengalaman dan saling bersinergi dengan nasabah lain,” ujarnya.

Kata Muslim, PKU dimaksudkan untuk menjaga loyalitas nasabah di samping sebagai sarana menambah nasabah baru melalui pola getok tular antar nasabah dengan yang belum menjadi nasabah. “Dengan pelatihan ini diharapkan nasabah PNM bisa lebih mandiri lagi bisa mengembangkan usaha mereka untuk jadi lebih maju,”tutupnya. (alt)