Pohon-pohon di Lebak Dibungkus Kain Batik, Ada Apa?

0
152

LEBAK – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lebak yang ke-189 pada 2 Desember 2017 mendatang, Pemkab Lebak ternyata sedang merias diri dengan cara membalut pohon dengan kain batik khas Lebak motif Caruluk Saruntuy, di sepanjang jalan utama Kabupaten Lebak dan di seluruh kantor OPD.

Ketua Panitia HUT Lebak Dodi Irawan mengatakan, pada hari jadi tahun ini mengusung tema ‘Kebanggaan Lebak’ dengan salah satu huruf N-nya mempunyai arti nature atau alam.

“Dibungkusnya pohon yang ada di Lebak dengan kain batik Caruluk Saruntuy, merupakan ajakan kepada masyarakat agar lebih menjaga lingkungan,” katanya kepada Radar Banten Online, Senin (20/11).

Menurut Dodi, ada pepatah Baduy yang mengatakan bahwa ‘Lebak teu meunang dirusak‘ (Lebak tidak boleh dirusak). Pepatah ini diimplementasikan dengan melindungi pohon yang selalu memberikan kenyamanan dan keteduhan serta memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.

“Dipilih motif batik Caruluk Saruntuy, dikarenakan melambangkan kehidupan kebersamaan walaupun kita berbeda suku dan agama, namun tetap selaras dan bersatu padu menjalin dan bekerja sama untuk membangun Lebak lebih baik,” ungkapnya.

Selama ini, lanjutnya, pohon yang merupakan aset dan keindahan kota telah dijadikan media untuk memasangkan iklan berupa spanduk dan lainnya, hal itu dianggap mengganggu ketertiban, keindahan dan kebersihan.

“Dengan dibungkus kain batik tersebut, Pemkab Lebak mengajak masyarakat agar tidak memasang iklan pada pohon, selain itu mengajak masyarakat agar menjaga pohon dan kelestarian alamnya,” ujarnya. (Omat/twokhe@gmail.com)