Poin Plus untuk Jimpitan di Ciujungdamai

0
732 views

KRAGILAN – Pengurus RT 16 RW 08, Kampung Ciujungdamai, punya program jimpitan. Satu program untuk menyasar kebersihan dan keamanan kampung. Pengumpulan iuran dari tiap kepala keluarga (KK) salah satu perkampungan di Desa Kendayakan, Kecamatan Kragilan itu diapresiasi tim 6 juri Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2019, Jumat (15/11).

Kebersihan lingkungan di Ciujungdamai sudah bisa dilihat Banten TV (grup Radar Banten) yang mengikuti penilaian tim juri, kemarin pagi. Kondisi itu ternyata akibat gotong royong warga satu hari sebelum tim juri datang. Kamis (14/11) malam, warga bahu-membahu membersihkan dan menata lingkungannya.

Warga menyasar sampah yang masih tercecer. Serta, memasang pagar bambu bercat merah di sepanjang jalan kampung dan pekarangan rumah. Pos ronda di RT 16 RW 08 kampung juga tak luput dari kegiatan warga. Pos ronda dicat merah dalam waktu satu malam.

Persiapan penilaian dilakukan warga Ciujungdamai dengan memasang spanduk di pintu masuk kampung. Tulisan di spanduk, ‘Selamat Datang Tim Penilai Kampung Bersih dan Aman di RT 16 RW 08, Ciujungdamai, Desa Kendayakan’. 

Dari keterangan pengurus RT, tim juri mengetahui jika kegiatan gotong royong warga itu didanai secara swadaya. Pengurus RT punya uang kas yang digalang dari warga dari program jimpitan. Tiap KK di Ciujungdamai, menyisihkan uang Rp500. Uang koin itu diletakkan di dalam kotak yang berada di tiap rumah warga. Lalu, setiap malam, diambil oleh warga yang berkeliling dari rumah ke rumah saat ronda malam.

Tim juri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang Dedi Supriadi menilai, program jimpitan itu merupakan inovasi warga Ciujungdamai yang telah menjadikan gotong royong sebagai budayanya. Dari uang jimpitan itu, menurutnya, warga bisa membangun jalan beton dan pos ronda, serta memagari lahan kosong dengan bambu. Pagar itu tak hanya agar lingkungan rapi, tetapi juga sebagai penanda agar warga tidak membuang sampah di lahan kosong tersebut.

“Partisipasi warga untuk menjaga keamanan juga sudah ada. Tinggal melengkapi administrasi dan kelengkapan peralatannya saja,” ujar Dedi.

Tim juri dari Polda Banten Kompol Asep Efendi berharap, lingkungan Ciujungdamai yang secara umum yang telah baik ini dapat dipertahankan. “Sampai saat penilaian tahap kedua nanti,” ujarnya.

Ketua RT 16 RW 08, Kampung Ciujungdamai, Purwanto mengaku senang karena mendapat saran dan masukan dari tim juri. (jay/don/ira)