Polda Banten Data 109 Bangunan Rusak Akibat Gempa Banten

0
371 views



SERANG – Akibat gempa 6,9 skala richter (SR) di Sumur, Pandeglang pada Jumat (2/8) malam, sekira 109 bangunan yang mengalami kerusakan.

Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs Tomex Korniawan menyampaikan ada sekitar 109 bangunan yang mengalami kerusakan. Perinciannya, wilayah Lebak sebanyak 23 rumah dan wilayah Pandeglang sebanyak 86 rumah.

Wakapolda sampaikan ada satu orang yang meninggal, namun bukan disebabkan tertimpa bangunan rumah. Tetapi, disebabkan oleh kaget dan sakit jantung. “Saat ini kita berada di Desa Sumber Jaya, Pandeglang. Kita juga telah melihat saudara-saudara kita. Kita akan mengevaluasi apa yang bisa kita bantu,” terang Tomex melalui siaran pers yang diterima Radar Banten, Sabtu (3/8).

Dijelaskan Tomex, dengan tidak adanya korban jiwa, kepolisian tetap melaksanakan kegiatan mitigasi pascagempa yakni dengan melaksanakan patroli ke permukiman warga karena terdapat rumah yang kosong akibat ditinggal mengungsi. “Termasuk melakukan pendataan apa saja yang kurang dengan pengungsi ini, apakah logistik atau air,” katanya.

Selain itu, membantu mengatur lalu lintas di jalan serta mengarahkan masyarakat untuk berlindung ke lokasi yang lebih tinggi. Kemudian, membantu mencari korban serta membantu membersihkan puing bangunan. “Kita beserta pihak pemerintah berusaha untuk melengkapi semuanya,” kata Tomex

Wakapolda mengimbau kepada warga untuk tetap tenang, jangan panik, dan tetap waspada. Warga diminta tidak dapat mempercayai informasi-informasi yang tidak benar atau hoaks yang beredar di tengah masyarakat pascabencana gempa ini. “Kita dengarkan saja dari sumber yang jelas yaitu pemerintah, BMKG, dan aparat,” jelasnya. (Ken Supriyono)