Salah satu adegan pra rekonstruksi

SERANG – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten melakukan pra rekonstruksi kasus pembunuhan yang menewaskan awak truk pengangkut bahan kimia, di Mapolda Banten, Rabu (13/1/2015) siang.

Dalam pra rekonstruksi para tersangka memerankan adegan demi adegan dengan menggunakan kendaraan truk pengangkut bahan kimia milik PT Bumi Merak Terminalindo dan sebuah Toyota Vanza hitam yang digunakan para tersangka dalam menjalankan aksi kejahatan.

Aksi para tersangka sebelumnya diduga menewaskan dua pria yang mayatnya ditemukan di dua tempat berbeda pada 7 Sepetember dan 9 September 2015 lalu. Kasus ini sendiri hampir mengalami kebuntuan karena para pelaku dengan rapi menjalankan aksi dan menghilangkan barang bukti. Kedua mayatnya dibuang di tempat berbeda.

Sekadar diketahui, Senin 7 September 2015, ditemukan sesosok mayat pria tanpa identitas di Sungai Cidanau, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Dua hari kemudian, tepatnya 9 September 2015, kembali ditemukan mayat pria di Kawasan Cagar Alam Rawa Danau tepatnya di Kampung Pematang Kupa, Desa Luwuk, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang.

Mayat yang ditemukan di sungai diketahui bernama Ade (46), yang bekerja sebagai sopir truk ekspedisi pembawa bahan kimia PT Bumi Merak Terminalindo, Merak, Banten. Sedangkan mayat kedua bernama Deni Ardiansyah (24), bekerja sebagai kenek Ade. Keduanya merupakan warga kampung Pasir Limus, Desa Bolang, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Saat ditemukan Deni Ardiansyah dalam kondisi tangan dan kaki terikat tali serta muka dibelit lakban.

Hingga berita ini diturunkan, pra rekonstruksi masih berlangsung di bawah guyuran hujan.

(Wahyudin)