Polda-Pemkab Serang-Radar Banten Gagas Kampung Bersih dan Aman

Direktur Radar Banten Mashudi (dua dari kiri) saat presentasi di hadapan Bupati Serang Tatu Chasanah.

SERANG – Dalam rangka mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, sehat, dan aman, Radar Banten bersama Pemerintah Kabupaten Serang dan Polda Banten menggagas kegiatan Lomba Kampung Bersih dan Aman. Program tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait yang bertujuan mendorong kesadaran masyarakat untuk peduli lingkungan.

Program itu mendapat dukungan penuh dan disambut antusias Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir dan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. Presentasi program dilakukan langsung oleh Direktur Radar Banten Mashudi di dua lokasi. Pertama, di Pendopo Bupati Serang pekan lalu yang dihadiri langsung oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah didampingi Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang Sri Budi Prihasto, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Irawan Noor, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Hamdani, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Rudi Suhartanto, serta perwakilan Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian. Hasil presentasi program langsung disambut antusias Bupati yang meminta kegiatan bisa dijalankan sesuai rencana.

Tatu menilai, program tersebut sejalan dengan keinginannya yang ingin menjadikan wilayah bersih dan aman. Tatu pun berjanji akan mendukung penuh program agar pelaksanaannya berjalan lancar.

Senada disampaikan Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir. Ia mendukung penuh program yang dinilainya positif dan kreatif. Ia pun mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif ikut pada program kebersihan dan keamanan. “Kegiatan bisa menjauhkan musibah. Kalau bersih, penyakit jauh, narkoba aman, maling enggak ada,” ujarnya.

Menurut Kapolda, kegiatan juga menjadi suatu kontestasi masyarakat pada perlombaan yang panjang, sehat, serta membuat budaya baru. “Budaya baru itu budaya bersih dan aman yang selama ini menjadi perhatian,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Radar Banten Mashudi menjelaskan, program Kampung Bersih dan Aman merupakan ajang perlombaan kebersihan, keindahan, dan keamanan untuk tingkat RW. Peserta lomba diusulkan oleh pemerintahan desa dan ketua RW, yang diusulkan akan diikutkan pada kegiatan workshop. Tujuan kegiatan, kata Mashudi, untuk menghadirkan kampung dengan lingkungan bersih, sehat, dan mandiri dalam mengolah limbah dan perencanaan sanitasi rumah tangga sehingga terwujudnya lingkungan layak huni.

Selain itu, sebagai kaderisasi warga agar peduli lingkungan sehingga memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan teknis dasar untuk mewujudkan lingkungan bersih dan sehat.

“Tujuan lain, menciptakan masyarakat yang peduli akan lingkungan bersih dan sehat, mengoptimalkan bank sampah sehingga bisa menjadi salah satu pendapatan warga, serta menciptakan kampung yang aman, tertib, dan bebas narkoba,” jelasnya.

Kegiatan juga, lanjut Mashudi, akan diliput dan diterbitkan di koran Radar Banten grup dan ditayangkan di Banten Raya TV. Beberapa kriteria kampung bersih dan aman, di antaranya pemanfaatan sampah kering, penataan tanaman dan penghijauan, penataan jalan dan gang, penghijauan jalan dan fasum, serta penghijauan dan pemanfaatan pekarangan.

“Kriteria penilaian dilihat dari kesehatan dalam mengelola sanitasi, kebersihan dan keindahan kampung dalam segala aspek, serta program yang dimiliki kampung untuk meningkatkan, mempertahankan, dan mengembangkan kampung yang bersih dan ramah lingkungan,” ungkapnya.

Mashudi menambahkan, kegiatan juga akan melibatkan Dinas Pertanian, DLH, Dinkes, LSM lingkungan, kepolisian, dan Radar Banten sebagai tim penilai. Program akan dilaksanakan di empat wilayah Kabupaten Serang, dimulai Agustus hingga November 2019.

“Program rencananya akan di-launching tanggal 17 Agustus dan masa program dari 18 Agustus sampai 8 Oktober. Total hadiahnya ratusan juta rupiah,” pungkasnya. (zai-nda/air/ira)