Anggota Polres Lebak mengangkut ratusan miras ke truk.

RANGKASBITUNG – Gudang minuman keras milik Martin Hanova di Jalan Ir Juanda RT 01 RW 01, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, digerebek polisi pada Kamis (4/5).

Kapolres Lebak Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dani Arianto memimpin langsung penggerebekan gudang miras tersebut. Hasilnya, ia berhasil mengamankan 900 botol miras, dengan rincian, miras jenis anggur Kolesom besar sebanyak 69 dus, satu dus Mix Max, dan lima dus Prost Beer.

Kapolres melalui anggotanya kemudian mengangkut minuman keras tersebut dengan menggunakan mobil Dalmas (pengendalian massa) ke Mapolres Lebak, termasuk pemilik gudang miras Martin Hanova.

Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto mengatakan, pihak kepolisian mendapat informasi transaksi jual beli miras dari masyarakat. Aktivitas tersebut telah meresahkan masyarakat karena dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah Rangkasbitung. Karenanya, polisi langsung bergerak untuk melakukan penggerebekan gudang miras milik Martin.

“Kita amankan ratusan botol miras dari lokasi. Miras dan pemiliknya kita bawa ke Mapolres Lebak,” kata Dani.

Dia mengungkapkan, pemilik gudang miras tersebut telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2013 tentang Keasusilaan dan Minuman Keras. Dia bakal dikenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring).

“Jika dirupiahkan, total miras yang diamankan mencapai Rp35 juta lebih,” paparnya.

Kapolres menegaskan, tidak pernah takut kepada siapapun yang menghalangi tugasnya dalam menciptakan kamtibmas. Miras cukup berbahaya bagi generasi muda karena efek negatifnya dapat menimbulkan persoalan sosial. “Saya nyatakan perang terhadap miras. Untuk itu, semua polsek di Lebak saya instruksikan untuk menindak peredaran miras di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Kapolsek Rangkasbitung  AKP Tomi Hadi Sumpena menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam menciptakan situasi kondusif di daerah. Penggerebekan yang dilakukan polisi bermula dari informasi masyarakat tentang adanya peredaran miras.

“Sebulan lalu, kita sudah amankan ribuan miras dari gudang Jakim (orangtua Martin Hanova-red). Sekarang, kita kembali mengamankan ratusan botol miras,” terangnya.

Pihak kepolisian, katanya, akan intensif melakukan penertiban dan pencegahan peredaran miras serta narkoba di Rangkasbitung. Upaya tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di Lebak. Jika Lebak aman dan kondusif maka investor tidak akan takut berinvestasi di bumi Multatuli. Tapi, apabila Lebak tidak aman, maka investor akan kabur ke daerah lain.

“Saya berharap, ke depan Lebak bebas dari peredaran miras dan narkoba,” ungkapnya.

Sebelumnya, Polsek Rangkasbitung menggerebek gudang miras milik Jakim di  Jalan Ir Juanda RT 01 RW 01, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, pada 12 April 2017. Dari gudang miras itu, polisi berhasil mengamankan ribuan botol miras siap edar. (Mastur/Radar Banten)