Kappolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso

CILEGON – Polisi mengantisipasi adanya aksi teror di tempat-tempat publik saat arus mudik dan Idul Fitri, salah satunya Pelabuhan Merak. Karena itu polisi akan memperketat pengamanan di pelabuhan penyeberangan menuju Bakauheni, Lampung tersebut.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi eksternal Operasi Ketupat Kalimaya 2019 yang digelar Polres Cilegon di aula Mapolres Cilegon, Kamis (16/5). Hadir dalam rapat Asda I Kota Cilegon Taufiqurrahman, Kasdim 0623/Cilegon Mayor Inf Dudi Dwiriadi, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Solikin, Kepala Balai Pengelolaan
Transportasi Darat (BPTD) Nurhadi, dan sejumlah stakeholder lainnya.

Kappolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso menjelaskan, guna mengatisipasi aksi teror serta ancaman keamanan lainnya ribuan personel gabungan akan dikerahkan dalam mengawal arus mudik Idul Fitri tahun ini.

“Total seluruhnya 1.153 dari polres 640 personel, sisanya dari TNI, Lanal Banten, ASDP, KSOP, Dishub Provinsi, Dishub Kota Cilegon, dan dari unsur lainnya,” ujar Rizki usai rapat kepada wartawan didampingi Kabag Ops Polres Cilegon Kompol Sujatna.

Ia melanjutkan, meski teror tersebut barus bersifat potensi, sejumlah langkah antisipasi telah dilakukan misalnya, berkoordinasi dengan Detasemen Khusus (Densus) 88, Gegana, dan tim penjinak bom (jibom). “Kita harus antisipasi apapun yang terjadi,” paparnya.

Langkah antisipasi lainnya adalah dengan melakukan deteksi dini terhadap kelompok-kelompok radikal, serta melakukan sterilisasi di tempat-tempat publik yang menjadi pusat aktifitas masyarakat, salah satunya adalah Pelabuhan Merak.

Khusus di Pelabuhan Merak, Polres Cilegon akan menerjunkan 158 personel. Personel itu akan dibantu oleh personel dari Sat Brimobda Banten, Ditlantas Polda Banten, Dit Sabhara Polda Banten, Ditpolairda Banten, TNI, Lanal Banten, dan sejumlah petugas dari stakeholder lainnya.

Selain di Pelabuhan Merak, ancaman teror pun perlu diantisipasi di tempat-tempat seperti rumah ibadah, pusat perbelanjaan, dan tempat wisata, serta tempat publik lainnya. (Bayu M)