Polisi Berhasil Amankan 2,5 Kilogram Sabu

Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir (kedua kiri) memberikan instruksi di Mapolresta Tangerang saat gelar perkara pengungkapan kasus sabu 2,5 kilogram, Rabu (12/12).

TIGARAKSA – Satuan Reserse Narkoba Polres Kota Tangerang berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba jenis sabu. Tak tanggung-tanggung, dari pengungkapan itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 2,5 kilogram dan ekstasi sebanyak 51 butir. Itu terungkap dalam ekspos yang digelar di Mapolresta Tangerang, Rabu (12/12). Barang haram tersebut rencananya akan diedarkan di sejumlah diskotek wilayah Jakarta dan beberapa daerah lainnya.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, polisi mengamankan dua tersangka. Mereka adalah Efrizal NS alias Rizal (49) dan Angga Pamase alias Otong (24). Rizal diketahui mengontrak di Jalan Inpres Gang Galian, Kelurahan Pondokkarya, Kecamatan Pondokaren, Kota Tangsel. Sementara, Angga adalah warga Jelupang, Kecamatan Serpongutara, Kota Tangsel. Kedua tersangka ditangkap di parkiran basement Bintaro Jaya Xchange Mall, Bintaro, Kota Tangsel pada 5 Desember 2018 lalu.

”Kedua tersangka sudah lama dalam pengintaian petugas kami. Saat hari penangkapan, tersangka Efrizal dihubungi IW untuk mengantarkan sabu kepada Dion. Kemudian Dion menghubungi tersangka Rizal agar barang sabu diserahkan kepada Angga. IW dan Dion kini ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO),” kata Sabilul dalam gelar perkara di Mapolresta Tangerang, Rabu (12/12).

Sabilul menambahkan, saat Rizal dan Angga melakukan transaksi, polisi langsung melakukan penangkapan. Selain barang bukti sabu dan ekstasi, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya. Yakni, satu unit timbangan elektrik dan satu bong atau alat penghisap sabu. ”Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Kami memastikan akan terus memburu tersangka lain dan membongkar jaringan peredaran narkotika nasional ini,” pungkasnya.

Sementara, Kapolda Banten Brigjen Pol Tomsi Tohir yang juga hadir dalam ekspos tersebut menginstruksikan agar terus mengintensifkan pengawasan di seluruh wilayah. Juga, wilayah perairan, seperti jalur laut yang ada di Provinsi Banten. (Mulyadi/RBG)