Polisi Ciduk Otak Pelaku Pembunuhan Miftahudin

0
1.091 views

SERANG – Polres Serang berhasil meringkus Falscay Guntur Putra (21), otak pelaku pembunuhan Muhamad Miftahudin (25) alias Agam yang mayatnya ditemukan di jembatan aliran sungai Cibanten, Jalan Sayabulu, Kelurahan Tembong, Kota Serang,  beberapa waktu lalu.

Falscay akhirnya berhasil diringkus petugas Unit Jatanras Polres Serang di rumah rekannya di Kampung Guling, Desa Mancak, Kabupaten Serang, pada Minggu (4/12) sekitar pukul 17.00 WIB.

Pelaku sempat memberikan perlawanan terhadap aparat kepolisian hingga memaksa aparat menghadiahi pelaku dengan timah panas.

“Tersangka terpaksa kita lumpuhkan dengan timah panas karena melakukan perlawanan saat dilakukan penyergapan ditempat persembunyiannya,” ungkap Kepala Satuan Reskrim Polres Serang, AKP Gogo Galesung, Senin (4/12).

Menurut keterangan Gogo, tersangka mengaku telah merencanakan pembunuhan tersebut. Bahkan lanjut Gogo, kedua tersangka bersama Calvin (adik Guntur) sudah merencanakan pembunuhan pada Selasa (22/11) sekitar pukul 23.00 WIB.

Gogo menuturkan, pada Kamis (24/11), sekitar pukul 09.00 WIB, tersangka Guntur melalui pesan SMS berpura-pura menawarkan diri untuk menemani korban menagih ke rumah konsumen di daerah Bojonegara, Kabupaten Serang.

Setelah selesai menagih, korban diajak tersangka main ke rumah nenek pelaku di Ciracas. Setibanya di rumah, tersangka langsung menghubungi Irvan melalui pesan singkat telepon seluler.

“Setelah Ivan datang, barulah korban diajak ke dalam kamar dan akhirnya dibunuh dengan cara sadis, ditusuk pada bagian dengan badik yang sudah disiapakan. Leher korban juga dijerat ikat pinggang dan muka dibekap bantal guling. Setelah tewas, mayat korban dibuang dari atas jembatan Sungai Cibanten,” ujarnya.

Setelah membuang mayat koban, kedua tersangka kembali ke rumah neneknya dan mengambil barang-barang-barang milik korban dan kabur secara terpisah. Tiga hari setelah kejadian atau Senin (28/11), tersangka Ivan berhasil diringkus di rumah kerabatnya.

“Saat ini kami masih mencari tersangka Calvin, adik kandung Guntur yang diduga juga ikut merencanakan pembunuhan,” papar Gogo.

Masih menurut keterangan Gogo, para pelaku sudah merencanakan pembunuhan sebelumnya, namun, pada rencana awal, para pelaku gagal menjalankan aksinya karena banyaknya kendaraan yang melintas saat di lokasi.

Rencana awal, modus pelaku dengan mengantarkan korban ke rumahnya di kawasan, PCI KOta Cilegon. (Bayu)