Polisi Gerebek Arena Sabung Ayam, Tujuh Pelaku Diamankan

Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono (kedua kanan) menyaksikan anggotanya mengamankan barang bukti berupa ayam dan tempat sabung ayam, Minggu (26/8).

PANDEGLANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pandeglang menggerebek lokasi sabung ayam di Kampung Babakperdana, Desa Perdana, Kecamatan Sukaresmi, Minggu (26/8). Namun, aksi tersebut ditengarai telah bocor karena polisi hanya berhasil mengamankan tujuh orang pelaku sabung ayam.

Selain tujuh pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp8.398.000, mobil Toyota Agya merah nomor polisi (nopol) A 1672 KM, empat puluh enam sepeda motor, dua buah jam tangan, empat ponsel, dua kunci sepeda motor, dan dua tempat untuk sabung ayam.

Kapolres Pandeglang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Indra Lutrianto Amstono mengatakan, penggerebekan yang dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat. “Kita dapat aduan dari masyarakat bahwa di tempat itu sering dijadikan sebagai arena sabung ayam,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan itu sudah berjalan dua bulan. Meski sudah mengamankan tujuh orang, polisi belum menetapkan para pelaku sebagai tersangka karena masih dilakukan pemeriksaan. “Karena lokasinya di pinggir kali di kawasan persawahan, ketika kita melakukan penggerebekan mereka pada lari. Personel yang kita terjunkan ada 40 anggota polisi dibantu petugas polsek setempat. Yang kabur banyak ada-lah sekitar 40 orang,” katanya.

Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Pandeglang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Oka Nurmuliya Hayatman mengaku, anggotanya masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka. “Memang banyak sepeda motor yang kita amankan, tetapi kita belum tahu secara pasti berapa orang yang ikut melakukan sabung ayam itu. Yang pasti, beberapa orang akan kita jadikan DPO (daftar pencarian orang),” katanya.

Oka mengatakan, para pelaku bisa dijerat dengan Pasal 303 ayat (1) kedua KUH Pidana juncto Pasal 303 ayat (1) kesatu dan kedua KUH Pidana juncto Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian dengan ancaman hukuman maksimal sepuluh tahun penjara. (Adib F/RBG)