Polisi Grebek Rumah yang Diduga Tempat Prostitusi di Lebak

LEBAK – Kepolisian Sektor (Polsek) kota Rangkasbitung menggerebek rumah yang diduga sebagai tempat prostitusi di Kampung Pasir Babakan, Kelurahan MC. Timur, Sabtu (17/2) malam sekitar jam 10.00 WIB.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu dari giat cipta kondisi yang rutin dilakukan setiap akhir pekan oleh kepolisian sektor di wilayah hukum kota Rangkasbitung dalam meningkatkan rasa aman kepada masyarakat dan sekaligus memerangi penyakit masyarakat, seperti miras, premanisme,  dan prostitusi serta balap liar.

Operasi cipta kondisi tersebut langsung di pimpin oleh Kabag Ops Polres Lebak Kompol Andi Suwandi didampingi Kasat Sabhara Asep Jamal, Kapolsek Rangkasbitung serta jajaran polisi lainnya.

Dikatakan Kabag Ops Polres Lebak Kompol Andi Suwandi bahwa penggrebekan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan warga sekitar, kalau rumah IR yang berada di Kampung Pasir Babakan, Kelurahan MC. Timur dijadikan tempat prostitusi.

“Setelah kita terima laporan dan mendalaminya. Kita langsung bergerak ke TKP untuk melakukan pengecekan atau penggrebekan,” ujar Andi kepada Radar Banten, Minggu (18/2).

Adapun hasil dari penggrebekan tersebut, polisi mendapati satu pasangan bukan suami istri dan satu alat kontrasepsi di rumah milik ibu IR tersebut.

“Kita langsung ke TKP, khawatir ada tindakan dari masyarakat seperti di kota-kota lain yang menghakimi sendiri tanpa melaporkannya ke pihak yang berwajib, seperti membakarnya, mengarak-arak dan tindakan lainnya. Kita menjaga hal tersebut tidak terjadi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Andi menjelaskan, satu pasangan dan alat kontrasepsi yang didapatkan di rumah tersebut, selanjutnya diamankan di Polsek Rangkasbitung. “Untuk pasangan tersebut kita amankan untuk dimintai keterangan dan selanjutnya diberikan pembinaan agar tidak melakukan seperti itu lagi. Kalau untuk alat kontrasepsi kita amankan untuk barang bukti,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Andi, dalam operasi cipta kondisi polisi mendapati puluhan kendaraan bermotor. “Kita amankan puluhan kendaraan roda dua diantaranya, 20 kendaraan dengan knalpot racing, 5 motor tidak ada nopol, 5 motor tidak memiliki surat,” ungkapnya.

“Kita amankan puluhan kendaraan tersebut di Polsek Rangkasbitung. Jika pemilik kendaraan tersebut sudah melengkapi surat-suratnya hari itu juga kita serahkan, kalau untuk motor yang memakai knalpot racing harus diganti terlebih dahulu dengan knalpot originalnya,” tegasnya.

Andi juga mengimbau kepada orang tua agar memperhatikan pergaulan anak-anaknya, agar tidak terlibat dalam pergaulan bebas dan tidak melakukan balap liar. (Omat/twokhe@gmail.com).