SERANG – Polda Banten mengawal ketat pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2017 ini. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran soal.
Kabid Humas Polda Banten Zaenudin mengatakan, pihaknya saat ini sudah bekerjasama dengan dinas terkait sejak awal sebelum dilakukan pencetakan hingga pasca pelaksanaan UN.
“Polisi yang berseragam maupun tidak berseragam akan selalu melekat pada saat proses sebelum kerta dicetak, saat dicetak, pendistribusian kertas, saat pelaksanaan UN, hingga sampai pasca UN,” katanya saat diwawancarai seusai DIkir Akbar di SMAN 2 Kota Serang, Selasa (4/4).
Masih kata dia, Polda Banten beserta Polres dan Polsek akan menyiapkan personelnya ke setiap sekolahan yang melaksanakan Ujian Nasional (UN). “Untuk jumlah disesuaikan dengan lokasi bisa empat sampai tujuh personel yang harus jaga di sekolah, kami turunkan dari babinkamtibmas, Intel dan sabhara,” katanya
Sementara itu, ia mengimbau kepada siswa-siswi yang akan melaksanakan UN  agar tidak terpengaruh pada isu bocoran soal yang sering beredar.
“Kami menghimbau untuk orang tua, guru, dan siswa tidak bole berlaku curang. Disini orang tua harus menuntun anaknya untuk belajar dengan tekun, guru harus memberikan bimbingan serta arahan kepada siswanya, dan jika menemukan bocoran soal yang mungkin benar atau tida k benar abaikan saja. Semoga semua lulus dengan nilai yangemuaskan agar dapat mendaftarkan ke perguruan tinggi yang diharapkan seperti Akpol gratis dan Polisi gratis,” ungkapnya. (Wirda Garizahaq/ risawirda@gmail.com)