Polisi Kirim Aisyah ‘Ratu’ Kerajaan Ubur-ubur ke RSJ Grogol

0
84
Petugas kepolisian berjaga di depan rumah Aisyah pimpinan Kerajaan Ubur-ubur yang sudah diungsikan, Lingkungan Tower Sayabulu, Kelurahan Sayabulu, Kecamatan Serang, Kota Serang, Senin (13/8).

SERANG – Penyidik Satreskrim Polres Serang Kota membawa Aisyah Tusalamah (41) ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grogol, Jakarta Barat, Selasa (21/8). Ratu Kerajaan Ubur-ubur itu harus menjalani pemeriksaan kejiwaan. “Sudah dikirim ke Grogol untuk tes kejiwaan,” kata Kapolres Serang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Komarudin dihubungi Rabu (22/8).

Komarudin mengatakan, proses hukum masih terus berlanjut sampai penyidik memeroleh hasil pemeriksaan kejiwaan Aisyah. Sejauh ini, Aisyah dijerat Pasal 156 KUH Pidana dan UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). “Tetap proses hukumnya berjalan,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI Pusat Rida Hesti R Salamah menegaskan, dugaan penistaan agama oleh Aisyah tetap berlanjut, kendati telah bertobat. “Tobatnya Ibu Aisyah tidak serta merta menyelesaikan dampak masyarakat yang sudah tersebar,” kata Rida.

Sebelumnya, warga Lingkungan Tower Indah Sayabulu resah dengan aktivitas di kediaman pasangan suami-istri, Rudi Chairul Anwar dan Aisyah Tusalamah. Ajaran Kerajaan Ubur-ubur disebut menyimpang.

Kelima ajarannya, yaitu Aisyah meyakini bahwa dirinya merupakan perwujudan Allah Swt Sanghiyang Tunggal, memiliki makam dan petilasan di Kota Serang. Meyakini bahwa Nabi Muhamad saw adalah berjenis kelamin perempuan, asli lahir di Sumedang, Jawa Barat. Aisyah dan pengikutnya juga meyakini bahwa beriman kepada yang gaib sesuai Alquran surat Al-Baqarah adalah beriman kepada Nyi Roro (Ibu Ratu Kidul).

Tidak hanya itu, Aisyah dan pengikutnya juga percaya bahwa Kakbah di Makkah bukan kiblat tempat salat, melainkan hanya rumah nabi tempat memuja saja. Bahkan Hajar Aswad yang berada di Kakbah juga dinilainya mirip dengan kelamin wanita sehingga diciumi umat Islam. (Merwanda/RBG)