Polisi Sita Petasan dan Kembang Api

0
575 views

SERANG – Petugas Polsek Ciruas menyita puluhan petasan dan kembang api dari sejumlah pedagang, Jumat (27/12). Tindakan tegas itu dilakukan agar malam pergantian tahun tidak terjadi gangguan. 

“Kami lakukan tindakan tersebut (penyitaan-red) karena dikhawatirkan mengganggu masyarakat. Menyambut atau merayakan pergantian tahun tidak diperkenankan menjual atau menggunakan petasan atau kembang api,” kata Kapolsek Ciruas Komisaris Polisi (Kompol) Sukirno.

Puluhan kembang api dan petasan tersebut disita di sejumlah tempat di wilayah hukum Polsek Ciruas. Operasi penertiban terhadap pedagang yang masih menjual petasan dan kembang api itu masih terus berlangsung. “Petasan dan kembang api tersebut sudah kami musnahkan dengan cara direndam dengan air,” kata mantan Kanit Tipikor Ditreskrimsus Polda Banten tersebut.

Kapolres Serang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Indra Gunawan mengaku penertiban tersebut sesuai instruksi yang telah disampaikannya kepada seluruh jajaran.

“Ini (penertiban-red) intruksi dari pimpinan. Saya telah menginstruksikan kepada polsek dan jajaran agar melakukan operasi petasan di wilayahnya masing-masing. Jika nantinya ada warga yang masih nekat untuk menjual petasan, maka pihaknya akan melakukan penertiban dan pembinaan terhadap para penjual petasan,” kata Indra.

Indra mengimbau warga untuk tidak melakukan arak-arakan kendaraan atau pesta minum-minuman keras pada malam pergantian tahun.”Lebih baik kita intropeksi dan bermuhasabah, seperti, berdzikir maupun berdoa bersama,” ucap Indra      

Dalam tugas pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polres Serang mengerahkan 460 personel gabungan. Ratusan personel tersebut berasal dari Polres Serang, Kodim 0602, instansi terkait serta pramuka. Para personel akan bertugas selama 10 hari mulai tanggal 23 Desember 2019 hingga tanggal 1 Januari 2020 di pos-pos yang telah disiapkan. “Tugas dari personelgabungan ini untuk memberikan pelayanan di 1 Posko, 6 Pospam, 1 Pos Pelayanan dan Pos Gatur pada jalur yang akan dilintasi para pemudik dan wisatawan,” tutur Indra. (Fahmi Sa”i)