Polytron Raih Penghargaan Indonesia Most Creative Company 2017

Tekno Wibowo

JAKARTA – Polytron meraih penghargaan Indonesia Most Creative Companies 2017. Indonesia Most Creative Companies 2017  adalah event penghargaan yang ketiga dari Majalah SWA yang berkerjasama dengan PPM Manajemen dan Swanetwork.
Penghargaan diterima berdasar hasil seleksi dan penilaian. Yang menjadi kriteria pengukuran penilaian indeksnya adalah tingkat kreativitas, dampak positif terhadap kemajuan bisnis dan industri serta sustainabilitas.

“Polytron dianggap telah berhasil baik dalam hal inovasi produk yaitu dengan melahirkan kreativitas dan kinerja yang konsisten dan menyeluruh, inovasi dalam hal pelayanan, dan strategi pemasarannya. Hal tersebut tercermin pada produk-produk kami,” kata Tekno Wibowo, Marketing Director  Polytron, dalam siaran persnya.

Misalnya, lanjut dia, pada  Air Conditioner   Neuva Ice.  AC  ini dilengkapi dengan teknologi pendinginan yang ekstrim dan cepat, yaitu teknologi fastest cooling yang mampu mencapai suhu 18°C dalam waktu 7 meni. Hal ini tentunya didukung oleh  teknologi  high efficiency cooling engine. “Proses pendinginan yang ekstrem dan cepat dengan kemampuan 40% lebih cepat dari AC biasa,” kata Tekno menjelaskan.

Begitu   juga   dengan   mesin   cuci  Zeromatic   Belleza.   Menurut Tekno, mesin   cuci   ini dilengkapi   dengan fitur layar sentuh (touch screen) yang sedang tren untuk perangkat elektronik   masa   kini,   dengan  MO-TO   Control   (Move   by   Touch)  yang   didukung   oleh Proximity   Sensor  akan  membuat   lampu   panel   menyala  bila  didekati   tangan   dan   akan menyala lebih terang bila disentuh.

Sedangkan untuk TV LED panel besar, belum lama ini Polytron merilis 4K Smart Ultra HD yang dilengkapi dengan fitur Ultra HD Megapixels  yang memiliki resolusi empat kali lebih tinggi dari televisi  Full HD  biasa, menghadirkan hiburan berkualitas bioskop mutakhir di rumah. Selain Teknologi  High Dynamic Range (HDR)  yang menyajikan rangkaian warna yang  lebih  luas,  HDR  juga   meningkatkan  detil  pada  gambar  dan   memberikan   kualitas gambar yang sangat tinggi.

Untuk jajaran smartphone, Polytron juga memiliki flagship Prime 7S dan  membangun FIRA OS,  yaitu  sebuah  operating  system  berbasis  Android.    FIRA  OS  dikembangkan   oleh Polytron   untuk  smartphone  Polytron   dimana   layanan   ini   terintegrasi   dengan   sistim pembayaran   digital,   produktifitas   dan   layanan   hiburan   yang   dirancang   khusus   untuk konsumen Indonesia.

Untuk jajaran smartphone, Polytron juga memiliki flagship Prime 7S dan  membangun FIRA OS,  yaitu  sebuah  operating  system  berbasis  Android.    FIRA  OS  dikembangkan   oleh Polytron   untuk  smartphone  Polytron   dimana   layanan   ini   terintegrasi   dengan   sistem pembayaran   digital,   produktifitas   dan   layanan   hiburan   yang   dirancang   khusus   untuk konsumen Indonesia. (Aas Arbi)